Positif Covid-19, Kevin Sanjaya Gagal Tampil di Thailand Open 2021, Ini Gejala yang Dirasakannya
Kevin Sanjaya Sukamuljo dikabarkan positif Covid-19. Gagal tampil di Thailand Open 2021.
TRIBUNTERNATE.COM – Kabar buruk bagi Timnas Bulutangkis Indonesia.
Satu personel yang menjadi andalan di sektor ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo dikabarkan positif Covid-19.
Hal itu diketahui setelah dilakukan pengecekan dengan menggunakan metode swab test PCR (Polymerase Chain Reaction) pada akhir Desember lalu.

“Berdasarkan tes terakhir yang dijalani Kevin pada 31 Desember 2020, hasil swab test PCR dia positif,” kata dr. Octaviani, dokter di Pelatnas PBSI dalam keterangan resminya, Senin (4/1/2021).
Gejala terinfeksi Covid-19 sebenarnya sudah dirasakan Kevin sekitar pertengahan Desember.
Saat itu, dia mulai tidak bisa mencium bau makanan.
Makan pun terasa hambar.
Juga sedikit flu.
Kevin pun kemudian pada 20 Desember 2020 melakukan swab test PCR di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, dengan hasil positif.
Dia pun kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga saya bisa cepat pulih dan bisa berlatih kembali seperti semula. Ini sekaligus pelajaran bagi saya untuk selalu waspada ke depannya," sebut Kevin.
Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia Senin (4/1/2021): Tambah 6.753 Kasus Positif, 7.166 Kasus Sembuh
Baca juga: Faisal Basri: Dalam Melawan Covid-19, Tidak Hanya Vaksin, Protokol Kesehatan Juga Harus Serius
Kevin/Marcus Mundur dari Thailand Open
Karena positif Covid-19, Kevin Sanjaya dipastikan batal tampil ke turnamen pembuka tahun 2021 yang digelar Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), Thailand Open 2021.
Bersama Marcus Fernaldi Gideon, pasangan ganda putra nomor satu dunia sekaligus unggulan pertama ini pun terpaksa mundur dari seluruh rangkaian kejuaraan tersebut.
“Kalau pun tes usap terakhir Kevin negatif, menurut saya dia tetap tidak laik untuk bertanding di tiga kejuaraan yang sangat berat ini. Persiapannya juga tidak cukup. Makanya, keputusannya jelas. Kevin tidak kita bawa ke Bangkok dan harus menjalani isolasi mandiri biar memulihkan kesehatannya dulu,” kata Herry Iman Pierngadi, kepala pelatih ganda putra.