Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dampak 'Menghilangnya' Jack Ma dari Hadapan Publik: Saham Alibaba Hong Kong Turun 2,15 Persen

Sebelum dia tak terlihat dalam beberapa bulan terakhir, Jack Ma mengkritik sitem regulasi China dalam pidatonya.

Bloomberg
Bos Alibaba Group, Jack Ma (51). 

TRIBUNTERNATE.COM - Miliarder asal China sekaligus pendiri Alibaba Group, Jack Ma atau Ma Yun, menghilang dari hadapan publik dalam dua bulan terakhir.

Keberadaan Jack Ma yang mendadak dan tak diketahui sabab-musababnya pun menjadi sorotan.

Sebab, Jack Ma juga melewatkan episode terakhir dari sebuah acara TV di mana dia tampil sebagai juri.

Mengutip Al Jazeera, hilangnya Jack Ma dari acara tersebut pun memicu spekulasi di media sosial, di mana dia berada.

Sebelum dia tak terlihat dalam beberapa bulan terakhir, Jack Ma mengkritik sitem regulasi China dalam pidatonya, yang menempatkannya pada jalur bertentangan dengan para pejabat.

Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019.
Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019. (Philippe LOPEZ / AFP)

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, 14 Provinsi Ini Tetap Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Berulang Tahun ke-25 dan Suami Sakit, Kevin Liliana: Ga Apa-apa, Ulang Tahun Ini Ga Seperti Rencana

Baca juga: Vaksinasi Dimulai Pekan Depan, Ini Penjelasan BPOM tentang Keamanan Vaksin Covid-19 Sinovac

Baca juga: Keanu Agl Ungkap Chat DM Terakhir dengan Chacha Sherly, Seolah Firasat akan Pergi untuk Selamanya

Akibatnya, pendanaan perdana senilai 37 miliar dolar untuk cabang fintech Ant Group Alibaba ditangguhkan.

Financial Times pada Jumat kemarin melaporkan, posisi Jack Ma sebagai juri di acara bisnis Afrika juga telah digantikan.

Seorang juru bicara Alibaba mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Senin, perubahan itu karena konflik penjadwalan.

Ia pun menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Meski Ramai Dibicarakan, Hilangnya Jack Ma Tidak Jadi Trending di China

Sementara itu, liputan berita tentang ketidakhadiran Jack Ma dari pandangan publik memicu beragam spekulasi di Twitter, media sosial yang diblokir di China.

Ketidakmunculan Jack Ma bukanlah topik trending yang signifikan di media sosial di China daratan, di mana topik sensitif harus tunduk pada sensor otoritas.

Regulator China telah memusatkan perhatian pada bisnis Jack Ma sejak pidatonya di bulan Oktober.

Regulator meluncurkan penyelidikan antitrust ke Alibaba dan memerintahkan Ant untuk mengguncang bisnis pinjaman dan keuangan konsumen lainnya termasuk pembentukan perusahaan induk terpisah untuk memenuhi persyaratan modal.

"Saya pikir dia telah diberitahu untuk bersembunyi," kata Duncan Clark, Ketua Konsultan Teknologi BDA China yang berbasis di Beijing.

“Ini adalah situasi yang cukup unik, lebih terkait dengan skala Semut dan kepekaan terhadap regulasi keuangan,” katanya.

Saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong turun 2,15 persen pada Senin (4/1/2021).

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jack Ma Hilang dari Hadapan Publik, Saham Alibaba Hong Kong Turun 2,15 Persen

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved