Kabar Seleb
Dua Syarat yang Diajukan Ibunda Indah Permatasari untuk Restui Arie Kriting: Ruqiyah dan Ucap Sumpah
Arie Kriting dan Indah Permatasari harus memenuhi dua persyaratan yang diajukan sang ibunda agar mendapatkan restu.
Ketika itu, Indah Permatasari menghubungi langsung ayahnya, Nasrudin.
"'Papi, Indah mau minta tolong. Nikahkan Indah tanggal 12 bulan satu'," kata Nursyah.
Bahkan, lanjut Nursyah, suaminya sudah mengatakan kepada Indah bahwa pernikahan itu tidak bisa diputuskan sepihak.
Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ustaz Yusuf Mansur Berduka: Kenangannya Begitu Banyak

"'Ini sakral, harus tanya dulu mamimu, tantemu, kakakmu, setidaknya jangan Indah yang semangat sekali mau kawin," ucap Nursyah, menirukan cerita sang suami.
"'Sedangkan si laki-laki itu tidak pernah tanya ke papi'," sambungnya.
Beberapa hari setelah menghubungi ayahnya, Indah yang berperan sebagai Maryam di film Si Manis Jembatan Ancol itu datang ke rumah mereka.
Nursyah menambahkan, saat itu Indah berbicara dengan ayahnya dan meminta diantar pulang.
"'Ada Kak Arie di sana, katanya'," ujar Nursyah.
Kemudian, Indah Permatasari dan sang ayah bertemu dengan Arie Kriting di restoran cepat saja.
Saat itulah, Nursyah merasa Arie telah menginjak harga diri suaminya yang merupakan calon mertuanya sendiri.
"Papinya yang keluar, mendatangi si Keriting itu saking mulianya dia," kata Nursyah.
Di tempat tersebut, Arie Kriting mengutarakan maksudnya untuk mempersunting Indah.
Namun, Nasrudin tak bisa langsung mengizinkan putrinya dinikahi Arie.

"'Ada yang melahirkan, ada tantenya, saudaranya, kita runding dulu', begitu omong papi ke saya," ungkap Nursyah.
Ibu tujuh anak itu menyebut tindakan Arie Kriting dan Indah Permatasari ini amat mengecewakannya.
"Bertahun-tahun dia begitu, ya sudah, saya hilang anak satu nggak papa," terang Nursyah.
"Ketemu orang ini, keluarga kita berantakan semua," tandasnya.
(Tribunnews.com/Indah Aprilin)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibunda Indah Permatasari Ajukan 2 Syarat Mau Restui Arie Kriting, Minta Diruqiyah hingga Ucap Sumpah