Syekh Ali Jaber
Mengenang Kebaikan Hati Syekh Ali Jaber: Memaafkan Pelaku Penusukan, Angkat Pemulung sebagai Anak
Setidaknya ada dua kisah kebaikan Syekh Ali Jaber semasa hidupnya yang akan terus abadi dan dikenang.
"Dari hari pertama sejak kejadian, kamu (terdakwa AA) sudah saya maafkan," ujar Syekh Ali Jaber kepada pelaku.
Sebaliknya, ia justru menunjukkan rasa perhatian besarnya kepada sang pelaku dan menanyakan kondisinya setelah diamankan polisi.
Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Akbar Pemulung yang Diangkat Anak Sang Ulama Menangis Pilu
Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ustaz Yusuf Mansur Berduka: Kenangannya Begitu Banyak
"Kamu baik-baik saja di sana? Tetap jaga kondisi ya," tutur Syekh Ali Jaber.
Rasa perhatian Syekh Ali Jaber tidak berhenti di situ.
Ia juga mengingatkan pelaku agar rajin shalat dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
"Saudara AA, perbaiki shalatnya dan perbaiki hubungan dengan Allah. Insya Allah hidupmu akan lebih baik dan bahagia," kata dia.
2. Angkat bocah pemulung jadi anak

Kisah kebaikan Syekh Ali Jaber lainnya adalah mengangkat bocah pemulung yang sebagai anak asuhnya.
Diketahui, pada November 2020, kisah pemulung yang mengaji di trotoar Jalan Braga, Bandung, viral di media sosial.
Bocah yang diketahui bernama Muhammad Al Gifari Akbar itu tertangkap kamera oleh seorang tukang parkir.
Sontak foto Akbar yang tengah mengaji memantik perhatian banyak kalangan, termasuk Syekh Ali Jaber.
Syekh Ali Jaber sempat menelepon remaja asal Kabupaten Garut, Jawa Barat itu untuk memberikan perhatian khusus.
Syekh Ali Jaber juga mengungkapkan perasaan senangnya saat bertemu dengan Akbar.
Ia akan mengajak Akbar untuk beribadah umrah sekaligus mengenalkan Akbar ke imam besar di Arab Saudi.
Di sela pembicaraan, Syekh meminta Akbar apakah mau diangkat jadi anaknya.