Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Perjalanan Dakwah Syekh Ali Jaber di Indonesia, Usia 10 Tahun Sudah Hafal 30 Juz Alquran
Di usia 10 tahun, Syekh Ali Jaber sudah menghapal 30 juz Alquran. Ia sudah belajar Alquran sejak kecil.
TRIBUNTERNATE.COM - Ulama besar Indonesia, Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021).
Ia dinyatakan meninggal di RS Yarsi Jakarta pada pukul 08.30 WIB.
Pendakwah dan ulama asal Madinah, Arab Saudi ini mempunyai nama asli Ali Saleh Muhammad Ali Jaber.
Dikutip dari TribunPontianak.co.id, ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di tahun 2012.
Namun, ia telah memulai perjalanan dakwahnya di Indonesia pada tahun 2008.
Perjalanan Dakwah Syekh Ali Jaber
Dalam perjalanannya menjadi Syekh, Syekh Ali Jaber rutin mengajar dan berdakwah khususnya di tempat tinggalnya dan Masjid tempat ayahnya mensyiarkan Islam dan Ilmu Alquran.
Sejak kecil, Syekh Ali Jaber telah belajar Alquran dan merasa punya tanggung jawab atas cita-cita ayahnya.
Di usia 10 tahun, Syekh Ali Jaber telah menghapal 30 juz Alquran.
Bahkan, saat ia berumur 13 tahun, ia diamanahi untuk menjadi imam Masjid di salah satu Masjid Kota Madinah.
Saat masih di Madinah, ia juga aktif sebagai guru hafalan Alquran di Masjid Nabawi.
Selain itu, ia juga menjadi imam salat di salah satu Masjid Kota Madinah.
Baca juga: Mengenang Kebaikan Hati Syekh Ali Jaber: Memaafkan Pelaku Penusukan, Angkat Pemulung sebagai Anak
Baca juga: Kirim Doa untuk Syekh Ali Jaber, Aa Gym Sempat Menahan Tangis: Terima Kasih Sahabatku yang Baik
Pada tahun 2008, Syekh Ali Jabir pergi ke Indonesia menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tempat asal istrinya tinggal.
Di Lombok, ia menjadi guru hafalan Alquran, Imam salat, dan khatib di Masjid Agung Al-Muttaqin Cakranegara Lombok.
Kariernya berlanjut saat ia diminta menjadi Imam salat tarawih di Masjid Sudan Kelapa, Menteng, Jakarta.