Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Raffi Ahmad Beri Klarifikasi tentang Foto Kumpul-kumpul, Ini Tanggapan Sherina dan Epidemiolog UI

Klarifikasi dan permintaan maaf Raffi Ahmad atas foto kumpul-kumpul itu juga mendapat tanggapan dari epidemiolog UI Pandu Riono dan penyanyi Sherina.

Insta Story Anya Geraldine
Foto Raffi Ahmad kumpul-kumpul tanpa masker beredar viral di media sosial 

Raffi Ahmad tak menyangka kejadian itu membuat membuat banyak pihak kecewa.

Tak lupa, Raffi kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Sekali lagi saya minta maaf kejadian ini membuat heboh. Saya ingatkan lagi untuk semuanya agar tetap mematuhi protokol kesehatan, 3M. Untuk ke depannya, saya harap bisa lebih baik lagi untuk kita semuanya," lanjut Raffi.

Selain itu, Raffi Ahmad berterima kasih atas kritikan dari warganet maupun rekan-rekan sesama selebritas.

Sebab, dengan begitu dirinya telah diingatkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengingatkan saya di media sosial, ada yang japri langsung, terima kasih semuanya," pungkas Raffi.

Video klarifikasi dan permintaan maaf atas foto kumpul-kumpul itu juga mendapat tanggapan dari sejumlah pihak, termasuk epidemiolog Universitas Indonesia (UI) dan penyanyi yang sebelumnya juga memberikan teguran, Sherina Munaf.

Epidemiolog UI Dr. Pandu Riono, MPH., Ph.D memberikan tanggapan tentang klarifikasi Raffi Ahmad melalui akun Twitter-nya, @drpriono1, pada Jumat (15/1/2021).

Dalam cuitan tersebut, Pandu Riono tetap menghargai Raffi Ahmad dan menganggap keren, karena telah berani memberikan klarifikasi.

Kemudian, Pandu Riono menyebutkan fungsi dari vaksin Covid-19, yakni hanya untuk mencegah munculnya kasus Covid-19 yang parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, vaksin Covid-19 bertujuan untuk mengurangi tingginya risiko kematian.

Sehingga, Pandu Riono mengingatkan bahwa meski sudah divaksin, tubuh masih membutuhkan waktu untuk membentuk antibodi.

Ia memperjelas bahwa vaksin tidak mencegah infeksi, oleh karenanya masyarakat harus tetap konsisten menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan) agar tidak terkena Covid-19.

Di akhir cuitan, Pandu Riono meminta Raffi Ahmad untuk terus mengkampanyekan 3M kepada masyarakat.

"Keren mas. Vaksin itu hanya cegah agar orang tidak sakit Covid-19 yg dirawat di RS & risiko kematian tinggi. Butuh waktu pembentukan antibodi. Karena vaksin tidak cegah kita terinfeksi, kita masih harus konsisten 3M agar tak terinfeksi. Tolong infokan ya mas @raffi_nagita17"

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved