Breaking News:

Duduk Perkara Sri Bintang Pamungkas Gugat BCA Rp 10 Miliar hingga Tanggapan Manajemen BCA

Aktivis Sri Bintang Pamungkas menggugat PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ke pengadilan. 

Kompas.com/Agus Susanto
Aktivis Sri Bintang Pamungkas. 

TRIBUNTERNATE.COM - Aktivis Sri Bintang Pamungkas menggugat PT Bank Central Asia (BCA) Tbk ke pengadilan. 

Sri Bintang menganggap BCA melakukan perbuatan melawan hukum yakni melelang sertifikat persil wilis yang dijadikan sebagai jaminan atas kredit kepada bank tersebut. 

Tak hanya BCA, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta II juga turut menjadi tergugat.

Gugatan tersebut terdaftar di pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan nomor perkara 22/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL.

Dalam laman PN Jakarta Selatan, gugatan tersebut berbunyi bahwa kedua tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Antara lain, menyatakan, bahwa persil wilis berikut sertifikatnya adalah hak milik Nyonya Ernalia, yaitu isteri penggugat.

Baca juga: Dalami Rekening Bank Penampung Uang Suap Ekspor Benur, KPK Periksa Staf Istri Edhy Prabowo

Baca juga: Rekening Bank Milik FPI dan Afiliasinya Diblokir Sementara, Ini Penjelasan PPATK

Sertifikat persil mana yang pada saat ini berada di bawah penguasaan pihak BCA, sebagai objek hak tanggungan yang seharusnya berakhir pada 2016.

"Menyatakan menetapkan, bahwa perjanjian perpanjangan kredit yang dilakukan tergugat bersama-sama debitur tanpa pembertahuan, kehadiran dan persetujuan pemberi hak tanggungan adalah bertentangan dengan hukum," demikian bunyi gugatan tertanggal 4 Januari 2021 itu.

Sri Bintang menuntut para tergugat untuk membayar Rp 10 miliar sebagai ganti rugi.

Tuntutan ganti rugi tersebut dikarenakan jaminan terpaksa dijual murah untuk membayar utang debitur, senilai Rp 2 miliar.

Halaman
12
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved