Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mana yang Lebih Baik Diminum di Pagi Hari, Teh atau Kopi?

Preferensi antara teh atau kopi lebih kepada reaksi tubuh terhadap masing-masing minuman, seperti halnya selera.

Tayang:
pexels.com
Ilustrasi teh 

Sebab, kafein dan stres dapat meningkatkan kadar kortisol, yang berdampak buruk dalam jangka panjang.

"Orang yang mengalami stres kronis tidak bisa mengonsumsi kafein dengan baik," kata Samuels.

Insomnia, masalah pencernaan, kecemasan, dan tekanan darah tinggi adalah beberapa kemungkinan efek samping setelah minum kafein.

Namun, perlu dipahami bahwa perlu sejumlah besar kafein yang dapat meningkatkan kadar kortisol untuk dapat memicu efek samping negatif.

Sedangkan stimulan kafein dalam jumlah kecil hingga sedang malah bisa berkontribusi terhadap kesehatan.

Tubuh manusia secara alami sebetulnya sudah memiliki kadar hormon yang tinggi di pagi hari.

Itulah mengapa, orang-orang yang mudah mengalami kecemasan tidak disarankan mengonsumsi minuman tinggi kafein di pagi hari karena kadar kortisolnya akan semakin meningkat.

" Kafein dapat meningkatkannya sehingga menghasilkan kecemasan dan kegelisahan di pagi hari, yang dapat mengganggu sisa hari kita," kata Samuels.

Secara keseluruhan, kafein dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dengan berbagai cara.

Di satu sisi, kafein mampu meningkatkan energi di seluruh otak, tetapi juga menurunkan aliran darah otak, menyebabkan tekanan darah menjadi relatif rendah.

Namun, di sisi lain, kafein dapat mengaktifkan neuron noradrenalin serta pelepasan dopamin lokal, yang juga membangkitkan kewaspadaan.

Jadi, teh atau kopi?

Baik teh maupun kopi, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan.

Dalam hal kandungan antioksidan dan polifenol, misalnya, secangkir kopi diyakini memilki kandungan antioksidan dan polifenol yang lebih tinggi daripada teh.

Polifenol memiliki sejumlah manfaat seperti memperlancar pencernaan, membantu mencegah neurodegeneratif (penurunan fungsi otak) dan penyakit kardiovaskular, serta membantu menurunkan berat badan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved