KH Atabik Ali Meninggal Dunia, Wapres RI Ma'ruf Amin Berduka
Atas meninggalnya sang sahabat, Wapres RI Ma'ruf Amin memanjatkan doa semoga KH Atabik Ali mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
TRIBUNTERNATE.COM - Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, KH Atabik Ali meninggal dunia pada Sabtu (6/2/2021) siang setelah sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, turut berdukacita atas kepergian sang sahabat.
"Bagi KH Maruf Amin, KH Atabik Ali adalah sahabat lama," ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangan tertulis, Minggu (7/2/2021).
Pada 14 Oktober 2018 silam, Maruf Amin bersama sang istri, Wury Estu Handayani sempat mengunjungi Pesantren Krapyak Yogyakarta.
Maruf Amin mendatangi pesantren tersebut untuk membesuk KH Atabik Ali yang tengah terbaring sakit.
Saat itu, Maruf Amin mendoakan kesembuhan sahabatnya yang tengah menderita stroke.
"Wapres juga mengenal baik ayah KH Atabik Ali, KH Ali Maksum, yang pernah menjadi Rais Aam NU, seperti halnya KH Maruf Amin," kata Masduki.
KH Ali Maksum dikenal sebagai pembaharu pendidikan pesantren di kalangan NU.
Sementara KH Atabik Ali, sebagai putra sulungnya, adalah penerus modernisasi pesantren.
Selain itu, Atabik Ali juga dikenal sebagai mertua dari Anas Urbaningrum, politisi yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.
Atas meninggalnya sang sahabat, Wapres memanjatkan doa semoga KH Atabik Ali mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
• Ada Laporan Moeldoko Temui Kader Partai Demokrat, Andi Mallarangeng: Yang Begini Tak Bisa Dibiarkan
• Prabowo Subianto Kukuhkan Cucu Pendiri NU sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra
• Fakta-fakta Pernikahan Ikke Nurjanah dan Karlie Fu: Terpaut Usia 16 Tahun, Ini Awal Mula Bertemu
• Bercerai dari Gisella Anastasia adalah Titik Terendah dalam Hidup Gading Marten: Itu Paling Drop
Sudah Lama Sakit
Pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak, Kapanewon Sewon, Bantul, KH Atabik Ali meninggal dunia, Sabtu (6/2/2021).
KH Atabik juga merupakan mertua dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
"Iya mas, benar," kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, Yazid Afandi saat dihubungi wartawan melalui telepon, Sabtu.
Menurut Yazid, Atabik sudah lama sakit, dan keseharian menggunakan kursi roda. Terakhir, Yazid bertemu Atabik setahun yang lalu.
Yazid mengatakan, KH Atabik Ali adalah sosok yang sangat peduli dengan dunia pendidikan dan pengembangan pesantren.
"Beliau sudah agak lama sakit. Saya ndak begitu paham sakitnya," kata Yazid.
Terpisah, salah seorang menantu Atabik Ali, Khoirul Huda mengatakan, Atabik meninggal dunia pada Sabtu kemarin di RS PKU Muhhamadiyah setelah dua hari dirawat.
Sebelum dirawat, tidak ada keluhan sakit meski sudah delapan tahun mengalami stroke.
"Ya, sepuh, tapi kan kondisi corona sehingga kemarin dites. Sudah delapan tahun stroke itu yang dominan, dites belum keluar masih menunggu. Tetep protokol situasi seperti ini, tetapi hasilnya belum keluar," kata Khoirul.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Dongkelan, Kauman, Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Bantul.
KH Atabik meninggalkan dua putri dan enam cucu.
Putri kedua merupakan istri dari Anas Urbaningrum.
Anas dan Athiyyah Laila memiliki empat anak.
Jabatan terakhir KH Atabik adalah pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum di Krapyak Bantul.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KH Atabik Ali, Mertua Anas Urbaningrum Meninggal Dunia"
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maruf Amin Sampaikan Dutacita atas Meninggalnya Sang Sahabat KH Atabik Ali"
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/maruf-dan-atabik-ali.jpg)