Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Popularitas AHY dan Partai Demokrat Meningkat Pasca-Isu Kudeta, Pengamat: Populer Saja Tidak Cukup

"Dalam politik, populer saja tak cukup, tapi harus bisa dikonversi jadi elektabilitas. Di situlah Partai Demokrat harus fokus ke depan."

YouTube/Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konferensi pers di Taman Politik DPP Demokrat, Senin (1/2/2021). 

Tomi menguraikan, periode pertama dilakukan tujuh hari sebelum AHY memberikan keterangan pers soal adanya upaya kudeta Partai Demokrat (24 Januari sampai 30 Januari). 

Di waktu itu, popularitas Partai Demokrat berada pada urutan ketiga 

"Tapi pada tanggal 31 januri sampai 6 Februari popularitasnya melejit jauh di atas 70 ribu dan favorabilitasnya pun naik jauh mengatasi partai-partai lain," ucap Tomi. 

"Jadi Partai Demokrat menjadi populer dan pada saat yang sama orang suka pada Partai Demokrat terjadi lonjakan popularitas dan favorabilitas baik dalam pemberitaan maupun percakapan," ujarnya. 

Terkait dengan popularitas AHY, pada 24 Januari hingga 30 Januari berada di posisi keempat, di bawah gubernur se-Jawa itu, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Sementara, popularitas Moeldoko (sebagai pihak eksternal yang diduga terlibat kudeta Demokrat) berada di posisi paling bawah. 

Pada tujuh hari berikutnya, lanjut Tomi, posisi AHY melejit melampaui tokoh-tokoh yang lain. 

Begitupun dengan Moeldoko, namun Kepala Staf Kepresidenan itu memiliki favorabilitas yang rendah dibanding AHY. 

"Kenapa Moeldoko melejit? Karena kita tadi melihat ada upaya-upaya akun anonymous untuk mendongkrak popularitasnya Pak Moeldoko," ujarnya. 

"Bisa disimpulkan bahwa tujuh hari pemantauan kemarin baik Partai Demokrat maupun ketum AHY itu menjadi media daring dibandingkan dengan partai-partai lain, dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejak Isu Kudeta, Popularitas AHY dan Partai Demokrat Meningkat, Pengamat: Populer Saja Tak Cukup
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved