Kesal Istrinya Ditampar Saat Sedang Menagih Utang, Suami Balas Aniaya Pengutang hingga Tewas
Seorang pria di Denpasar, menganiaya penghutang hingga tewas karena ia kesal istrinya ditampar saat menagih hutang kepada si penghutang.
TRIBUNTERNATE.COM - Niat ingin menagih utang berakhir dibui.
Basori Arifin dan istrinya, warga Denpasar, berniat menagih uang sebesar Rp 515 ribu kepada seorang wanita bernama Sri Widayu.
Akan tetapi, saat menagih utang tersebut, terjadi percekcokan.
Sri Widayu, selaku pengutang, menampar istri Basori, yang kemudian mengakibatkan Basori menganiaya Sri Widayu hingga tewas.
Menurut keterangan dari Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Sri Widayu (korban) mengambil bahan baku pisang dari Basori (pelaku).
Akan tetapi, Sri masih belum membayar bahan baku tersebut sebesar Rp 515 ribu.
"Korban ambil bahan baku pisang, dari pelaku belum dibayar sebanyak Rp 515 ribu," Kata Jansen, dikutip dari Youtube KompasTV, Selasa (9/2/2021).
Menurut Jansen, setelah melakukan penganiayaan itu, pelaku kabur.
"Setelah itu, pelaku kabur, karena apapun (alasan pelaku, red) itu tindakannya kan sudah melukai orang," lanjut Jansen.
• Diduga Terkena Sindrom Baby Blues, Seorang Ibu Tega Aniaya Bayinya Usia 3 Bulan hingga Patah Tulang
• Dokter di Ditemukan Tewas dalam Mobil di Palembang setelah Divaksin, Diduga karena Penyakit Jantung
Akan tetapi, Jansen menyebut pelaku tidak mengetahui jika korbannya meninggal.
"Tetapi ia tidak tahu bahwa itu mengakibatkan korban meninggal," lanjutnya.
Menurut hasil penyelidikan, polisi menetapkan tidak ada unsur perencanaan.
"Dan itu sementara dari hasil pemeriksaan kita, tidak ada unsur direncanakan," ungkap Jansen.
Hal ini lantaran kejadian terjadi secara spontan ketika pelaku menagih utang kepada korban, dan penganiayaan tersebut tidak direncanakan.
"Karena itu kan dia datang baik-baik mau menagih utang, ternyata si korban malah emosi, menampar istri pelaku," terang Jansen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan.jpg)