Respon Kementerian PPPA Terkait Viral Promosi Nikah Siri dan Poligami Berkedok Wedding Organizer
WO Aisha Wedding menjadi pembicaraan di kalangan perempuan karena menawarkan layanan nikah siri dan poligami.
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah penyelenggara acara pernikahan atau wedding organizer (WO) bernama Aisha Wedding belum lama ini menjadi viral di media sosial.
Bahkan, WO Aisha Wedding menjadi pembicaraan di kalangan perempuan karena menawarkan layanan nikah siri dan poligami.
Viralnya promosi nikah siri dan poligami berkedok wedding organizer ini pun mendapat tanggapan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)
Dilihat dari laman Facebook dan situs aishaweddings.com, layanan itu merupakan spesialis dalam bidang pernikahan.
Namun, ada penekanan pada poin nikah siri dan poligami.
Di beranda depan langsung terlihat "Keyakinan Kami" yang menjelaskan posisi WO (wedding Organizer) ini.
"Aisha Weddings percaya akan pentingnya Nikah Siri untuk pasangan yang ingin datang bersama untuk memulai keluarga dengan berkah Allah SWT. Di atas segalanya, kami dengan ketat mengikuti dan mematuhi ajaran Al-Quran sebagai kata suci Allah SWT," demikian halaman pembuka yang dilihat.
• Bantahan Edelenyi Laura terhadap Klarifikasi Gaga Muhammad Soal Kecelakaannya: Tak Benar Rawat 24/7
• Soroti PPKM Skala Mikro, Komisi IX DPR RI: Gonta-ganti Istilah Membuat Rakyat Bingung
• Minta Jokowi Imbau Masyarakat Hentikan Ujaran Kebencian, Susi Pudjiastuti: Kalau Presiden Pasti Beda
• LAPAN RI Beri Penjelasan Perbedaan Banjir dan Genangan yang Sempat Diperdebatkan di Dunia Maya
• Jonatan Christie Berduka, Sang Kakak Meninggal Dunia: Berat Ditinggal Koko di Saat Seperti Ini
Aisha Wedding juga mengajak untuk menikah muda.
Di sana terdapat foto pengantin dengan narasi, "Hal indah ini hanya dirasakan oleh kamu yang menikah muda."
Kemudian pada bagian "Pelayanan Kami" terlihat tagline, "Kami menjamin pernikahan tanpa stres. Hadir saja, Kami akan menjaga lain-lainnya!" tulisnya sebagaimana dikutip Kompas.TV.
Bagi yang ingin melakukan kontak yang sudah disiapkan dengan cara mengisi data diri.
Namun tidak ada nomor telepon yang disertakan.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pun bereaksi terkait viralnya Aisha Weddings.
"Pesan ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat dan sangat mempengaruhi mindset kaum muda untuk terdorong melakukan nikah secara siri dan menikah di usia anak," demikian rilis dari Kementerian PPPA.
Pemerintah bersama seluruh stakeholders akan terus melakukan advokasi dan sosialisasi pencegahan perkawinan anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/viral-aisha-wedding.jpg)