Bunda Perlu Tahu, Ini adalah Manfaat Pumping ASI: dari Dapat Membagi Waktu hingga Bisa Donor ASI
Berikut adalah beberapa manfaat dari memompa ASI, mulai dari dapat membagi waktu hingga bisa donor ASI.
TRIBUNTERNATE.COM - Baik menyusui secara langsung dari puting maupun memompa ASI (pumping), keduanya adalah cara terbaik untuk memberikan ASI kepada bayi.
ASI adalah makanan alami untuk bayi, dan memompa ASI dapat menawarkan nutrisi yang serupa dengan menyusui secara langsung.
ASI manusia secara biologis dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.
Oleh karena itu banyak dokter merekomendasikan pemberian ASI kepada bayi daripada susu formula.
Namun, ibu harus memilih strategi pemberian ASI, atau kombinasi dari strategi yang paling cocok untuk ibu dan bayi.
Ibu tidak harus memilih antara memompa ASI dan menyusui secara langsung.
Hal ini karena, banyak dari ibu yang menyusui secara langsung, juga melakukan pumping atau memompa ASI sesekali.
Berikut adalah beberapa manfaat dari memompa ASI yang dilansir dari Medical News Today.
1. Kontrol waktu
Dengan memompa ASI, ibu dapat mengontrol waktu pemberian ASI kepada bayi.
Ibu dapat memutuskan jadwal yang sesuai dengan mereka, untuk memompa dan memberikan ASI kepada bayi.
Dengan manfaat dapat mengontrol waktu menyusui ini, dapat memfasilitasi ibu kembali bekerja.
Selain itu, juga berpotensi meluangkan lebih banyak waktu bagi ibu.
Baca juga: Bunda Perlu Tahu, Penyebab Puting Gatal Saat Menyusui Bayi: dari Iritasi hingga Posisi yang Salah
Baca juga: Cara Mengatasi Jika Bunda Alami Iritasi Puting Akibat Menyusui: Kompres Hangat hingga Ubah Posisi
2. Dapat berbagi giliran memberi ASI
Dengan memompa ASI, ibu dapat berbagi giliran memberikan ASI kepada bayi dengan pasangan atau dengan pengasuh.
Dibandingkan dengan menyusui secara langsung, ibu tidak harus menjadi satu-satunya orang yang dapat memberikan ASI kepada bayi.
Jika hanya satu orang yang dapat memberikan ASI kepada bayi (menyusui secara langsung dari puting), ibu harus terus siap setiap bayi meminta sus.
Hal ini sering kali termasuk bangun beberapa kali di malam hari.
Dengan mempompa ASI, tugas pemberian ASI kepada bayi dapat lebih seimbang.
Dengan demikian, ibu akan mendapatkan waktu lebih untuk beristirahat.
Manfaat pembagian tugas memberi ASI kepada bayi ini dapat sangat bermanfaat pada periode pascapersalinan.
Karena pada saat itu, ibu merasa kelelahan dan perlu pemulihan dari persalinan.
Baca juga: Kekasihnya Selingkuh dengan Ibu Kandungnya, Wanita Ini Melahirkan Tanpa Didampingi Ayah Sang Bayi
Baca juga: Manfaat Menyusui Langsung melalui Puting, Dapat Tenangkan Bayi hingga Perkuat Ikatan dengan Ibu
3. Lebih banyak istirahat
Pemompaan ASI memungkinkan ibu untuk mendapatkan istirahat.
Selain itu, memompa dan menyimpan ASI juga dapat memungkinkan ibu memiliki waktu untuk dirinya sendiri selama beberapa jam sambil memastikan bayinya mendapatkan pasokan ASI yang cukup dari susu yang telah disimpan.
Bagi ibu pekerja, dengan memompa ASI dapat memungkinkan mereka memastikan bayinya mendapatkan ASI yang sama dengan bayi dari ibu yang tidak bekerja.
4. Donor ASI
Beberapa ibu tidak dapat menghasilkan banyak ASI untuk mencukupi kebutuhan bayinya.
Oleh karena itu, bayi perlu pasokan ASI dari sumber lain.
Ibu biologis bukanlah satu-satunya orang yang dapat memasok ASI untu bayinya.
Beberapa bayi juga menerima ASI dari donor oleh ibu yang memiliki ASI berlebih.
Selain untuk bayi yan ibunya tidak banyak menghasilkan ASI, bayi angkat juga menerima ASI dari donor.
Oleh karena itu, dengan memompa ASI, dapat memungkinkan ibu untuk mendonorkan ASI berlebihnya kepada bayi-bayi lain yang membutuhkan.
(TribunTernate.com/Qonitah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/asi-pompa-123.jpg)