Breaking News:

Heboh Buku Diet Tya Ariestya karena Abaikan Sayur, Ahli Gizi Soroti 5 Hal Ini

Diet yang dilakukan Tya Ariestya sempat viral dan rama diperbincangkan. 

Instagram/tya_aristya
Rahasia diet Tya Ariestya 

TRIBUNTERNATE.COM - Diet yang dilakukan Tya Ariestya sempat viral dan rama diperbincangkan. 

Pasalnya, ibu dua anak ini sukses menurunkan berat badan hingga 25 kilogram. 

Tentu hal itu mengejutkan publik dan membuat banyak orang penasaran dengan tips diet yang dilakukan Tya Ariestya

Ia pun tidak sungkan membagi perubahan tubuhnya yang semakin langsing di akun Instagram miliknya.

Namun kini Tya Ariestya tidak hanya jadi sorotan karena penampilan yang berubah.

Tapi juga soal kisah dietnya yang kini dirilis dalam bentuk buku berjudul "The Journey of Fit Tya Ariestya".

Sebab dalam bukunya dituliskan tentang sayuran yang menghambat penurunan berat badan.

Baca juga: Tya Ariestya Sukses Turunkan Berat Badan hingga 13 Kg dalam 2 Bulan, Ini Tipsnya

Baca juga: 8 Cara Ampuh Hilangkan Lemak Penyebab Perut Buncit hingga Tips Diet Sehat dengan 9 Gerakan Mudah Ini

Beberapa orang sukses langsing dengan mengikuti pola diet tersebut, namun ada pula yang tidak cocok dan mengalami susah buang air besar.

Akun edukasi gizi @gizipedia_id pun membahas pola diet yang dijalani Tya menjadi sebuah utas.

Diet yang dijalani Tya dan dibagikan lewat buku dianggap memunculkan beberapa kesalahpahaman soal gizi yang perlu diluruskan.

Setidaknya ada lima hal yang disoroti dari buku tersebut, antara lain:

1. Sayuran dianggap menghambat penurunan berat badan

Akun @gizipedia_id mengaku mendapatkan beberapa bertanyaan mengenai apakah sayur-sayuran bisa membuat gemuk.

Setelah ditelusuri mengapa ada banyak pertanyaan serupa, ternyata penyebabnya adalah buku diet Tya tersebut.

Beberapa poin yang disoroti adalah bagaimana buku tersebut menulis bahwa makanan berserat seperti sayur bisa mengganggu bakteri baik dalam tubuh dan bakteri baik yang terganggu tidak menyerap nutrisi penting dari lambung dan usus.

Kemudian, makanan berserat disebut menyebabkan perut kembung dan diare pada beberapa orang.

Menurut @gizipedia_id, buku tersebut juga menyebut sayur mentah dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Baca juga: Tya Ariestya Kaget Lihat Penampakan Kamar ART Raffi Ahmad, Nagita Sampai Lupa Jumlah Kamarnya

Baca juga: Deretan 6 Cara Mudah Turunkan Berat Badan Tanpa Perlu Metode Diet

2. Boleh bebas makan garam

Utas tersebut juga menyoroti pembahasan dalam buku yang menuliskan ayam fillet tanpa kulit boleh dimakan dengan bumbu apapun, termasuk bebas menggunakan garam.

Padahal, Kementerian Kesehatan RI sudah mengeluarkan pedoman konsumsi gula, garam dan lemak, di mana konsumsi garam harian hanya boleh satu sendok teh atau setara 2.000 miligram natrium.

3. Menu diet murah

@gizipedia_id menyoroti harga menu satu kali makan yang tertulis dalam buku Tya hanya Rp 4.350 saja.

Angka tersebut dianggap tidak realistis jika disesuaikan dengan perencanaan makan yang tercantum, yaitu termasuk menyertakan multivitamin, omega 3 dan biskuit diet, termasuk konsultasi dokter.

4. Diet rendah kalori

Salah satu menu makanan yang disoroti adalah menu yang dirancang pada 19 Oktober 2020, di mana asupan kalori hariannya kurang dari 500 kalori.

Di sisi lain, Very Low Calorie Diet (VLCD) atau pola diet yang sangat rendah kalori tersebut dinilai tidak baik untuk kesehatan jika dilakukan dalam jangka panjang.

5. Bisa kurus tanpa sayur

Selain melalui buku, Tya juga menyampaikan lewat video di kanal YouTube-nya tentang keberhasilan menurunkan berat badan tanpa sayur.

@gizipedia_id menganggap apa yang disampaikan lewat buku dan video YouTube tersebut seperti menyamaratakan proses diet untuk semua orang.

Padahal, metabolisme tubuh orang berbeda-beda, sehingga pola diet yang sukses untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramai di Medsos, Ini 5 Hal yang Disorot dari Diet Tya Ariestya"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved