Dipastikan Laki-laki dan Jalani Operasi, Aprilia Manganang Bersyukur: Sudah 28 Tahun Saya Menunggu
Aprilia Manganang mengungkapkan rasa bahagianya setelah dirinya dipastikan berjenis kelamin laki-laki dan menjalani prosedur operasi.
"Dari hasil pemeriksaan itu, dilihat dari urologi, ternyata Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki dan bahkan tidak ada organ internal jenis kelamin wanita," terang KSAD Andika Perkasa, Selasa, dilansir Kompas.com.
Lebih lanjut, Andika menerangkan Aprilia mengidap hipospadia sejak lahir, yakni adanya kelainan bawaan yang melibatkan saluran kemih, penis, dan kulit penis.
Mengutip Kompas.com, Andika mengatakan hipospadia yang diidap Aprilia terbilang sangat serius.
"Aprilia Manganang sangat tidak seberuntung kita semua. Saat dilahirkan, Aprilia Manganang mengalami kelainan dalam sistem reproduksinya."
"Dalam terminologi kesehatan, kelainan itu disebut hipospadia," terangnya.
Baca juga: Aprilia Manganang Sah Menjadi Laki-laki, Apa Kata Menpora Soal Medali yang Diraih saat SEA Games?
Baca juga: Aprilia Manganang Dipastikan Laki-laki seusai Terdeteksi Alami Hipopasdia: Pernah Disuruh Pakai Gaun
TNI AD Ingin Akhiri Perundungan terhadap Aprilia Manganang
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia dan jajarannya melakukan pemeriksaan hingga operasi bedah korektif terhadap Sersan Dua Aprilia Manganang yang mengalami kondisi kelainan organ reproduksi yakni hipospadia.
Andika mengungkapkan, Aprilia Manganang mengaku kepadanya kerap menjadi objek perundungan atau bullying terkait kondisinya tersebut.
Karena perundungan itu, kata Andika, Manganang menjadi cenderung membatasi diri dalam pergaulan.
"Mungkin setiap kali ketemu orang ya pertanyaan itu lagi itu lagi. Oleh karena itu kami ingin mengakhiri itu semua dan bantu supaya dia tidak lagi," kata Andika di Mabesad Jakarta pada Selasa (9/3/2021).
Namun demikian, Andika menegaskan pihaknya juga tidak ingin merekayasa proses tersebut.
Untuk itu, kata dia, pihaknya memilih jalur medis yang ilmiah.
"Tapi kami juga tidak ingin merekayasa makanya kita gunakan mekanisme scientific dengan menggunakan peralatan medis yang kami punya maksudnya RSPAD tidak terlalu ketinggalan lah, cukup bagus fasilitas kesehatan kami, dari situlah kami berangkat setelah itu ditemukan kita jelaskan," kata Andika.
Selain melakukan tindakan medis terhadap Manganang, pihak TNI AD juga berusaha untuk melakukan perubahan identitas secara administrasi Manganang dari perempuan ke laki-laki melalui jalur hukum atau pengadilan.
Profil Singkat Aprilia Manganang