Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Tokoh Politik Tanggapi Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode: Ada Mahfud MD hingga Hidayat Nur Wahid

Politikus sekaligus pendiri Partai Ummat, Amien Rais, belum lama ini mengeluarkan tudingan adanya perubahan masa jabatan presiden.

Istimewa via Sriwijayapost
Amien Rais. Tudingan Amien Rais soal masa jabatan presiden tiga periode ini mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh politik. 

Bamsoet menjelaskan, pemilihan masa jabatan kepresidenan maksimal dua periode sudah dilakukan dengan berbagai pertimbangan yang matang.

Ini sama halnya seperti di Amerika Serikat yang terkenal sebagai leluhurnya demokrasi, maupun di negara demokrasi lainnya yang membatasi masa jabatan kepresidenan maksimal dua periode.

"Pembatasan maksimal dua periode dilakukan agar Indonesia terhindar dari masa jabatan kepresidenan tanpa batas, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu. Sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan nasional bisa terlaksana dengan baik. Sehingga tongkat estafet kepemimpinan bisa berjalan berkesinambungan. Tidak hanya berhenti di satu orang saja," ucapnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai isu perpanjangan masa jabatan kepresidenan menjadi tiga periode.

Ia tidak ingin isu tersebut digoreng menjadi bahan pertikaian dan perpecahan bangsa.

"Stabilitas politik yang sudah terjaga dengan baik, yang merupakan kunci kesuksesan pembangunan, jangan sampai terganggu karena adanya propaganda dan agitasi perpanjangan masa jabatan kepresidenan," kata Bamsoet.

2. Menkopolhukam RI Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku pemerintah tidak pernah membicarakan wacana jabatan presiden diubah dari 2 periode menjadi 3 periode.

Menurut Mahfud MD, perubahan jabatan presiden dari 2 periode menjadi 3 periode sepenuhnya wewenang dari partai politik.

Dia bilang, pemerintah tidak berwenang untuk mewacanakan hal tersebut, dikutip dari Tribunnews.com.

"Itu urusan partai politik dan MPR ya, di kabinet ngga pernah bicara-bicara yang kaya gitu. Bukan bidangnya. Itu urusan partai politik, mau mengubah, mau tidak," kata Mahfud MD di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Soal Tudingan Amien Rais tentang Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Ali Ngabalin: Mungkin Sudah Uzur

Baca juga: Isu Presiden 3 Periode Disebut Amien Rais, Peneliti LIPI: Bukan yang Pertama, Sudah Muncul Era SBY

Presiden Jokowi, menurut Mahfud MD, juga pernah menyatakan sikap di beberapa kesempatan terkait wacana presiden 3 periode tersebut.

Mantan Wali Kota Solo tersebut menyatakan dua sikapnya terkait adanya wacana tersebut.

"Kalau Pak Jokowi yang saya dengar dan saudara saya kira punya jejak digitalnya, kalau ada orang mendorong Pak Jokowi menjadi presiden lagi, kata Pak Jokowi nih, itu hanya dua alasannya. Satu ingin menjerumuskan, dua ingin menjilat. Itu kan kata Pak Jokowi," ujar dia.

Atas dasar itu, Mahfud MD meminta semua pihak untuk tidak menyeret Presiden Jokowi ataupun pemerintah dalam wacana presiden 3 periode.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved