Breaking News:

Max Sopacua Sebut Ibas Terseret Kasus Hambalang, Demokrat: Jangan Fitnah, Berhenti Lempar Kegaduhan

Max Sopacua menuding Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, belum tersentuh dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Editor: Rizki A
edhiebaskoro.com
Edhie Baskoro Yudhoyono. 

TRIBUNTERNATE.COM - Konflik internal Partai Demokrat semakin memanas hingga menyeret kasus korupsi proyek Hambalang.

Kasus korupsi Hambalang diketahui disebut-sebut lagi oleh Demokrat kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Satu di antara pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Max Sopacua.

Max Sopacua menuding Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, belum tersentuh dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

Menanggapi tudingan itu, Herzaky mengaku heran karena pihak kontra-AHY hanya menyebar fitnah dan tidak menyampaikan bukti.

Herzaky pun menantang agar mereka membawa tudingannya ini ke pengadilan jika memang memiliki bukti.

"Gerombolan pelaku GPK-PD dan KLB ilegal, kalau memang punya bukti baru yang bisa membantu pengungkapan kasus ini kembali, segera bawa dan serahkan kepada penegak hukum terkait."

"Jika memang tidak punya bukti apa-apa, jangan sibuk menebar fitnah dan hoax," kata Herzaky, dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Max Sopacua Tak Terima Disebut Perusak Partai Demokrat oleh Jansen Sitindaon dan Yan Harahap

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra (Tribunnews/Istimewa)

"Sebaiknya diam saja, daripada mengotori ruang publik dengan kata-kata yang tak bermanfaat," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved