Breaking News:

Bom di Gereja Katedral Makassar

Fadli Zon Heran Masih Ada Teroris, Ferdinand: Saya Juga Heran, Kenapa Sering Membela Ormas Radikal?

Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Fadli Zon yang mengaku heran masih ada teroris, padahal anggaran pemberantasan teroris cukup besar.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Ferdinand Hutahaean di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) 

TRIBUNTERNATE.COM - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Tengah pada Minggu (28/3/2021).

Fadli Zon mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut.

Hal itu disampaikan Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya, @fadlizon. 

Ia meminta agar pihak berwajib segera mencari orang di balik insiden tersebut.

Dikatakan Fadli Zon, Islam menolak kekerasan, terlebih perusakan rumah ibadah.

Baca juga: Saat Misa Minggu Palma, Paus Fransiskus Doakan Korban Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar

Baca juga: 4 Terduga Teroris Ditangkap Polisi Pasca-bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Selain itu, Fadli Zon dibuat heran lantaran aksi terorisme masih saja terjadi di Indonesia.

Padahal menurutnya, anggaran untuk memberantas teroris di Indonesia sudah cukup besar.

"Sy ikut mengutuk “bom bunuh diri” di depan Gereja Kathedral shg jatuh korban.

Harus segera dicari dalang n pembuat skenarionya.

Islam menolak kekerasan apalagi merusak rumah ibadah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved