Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Negara Produsen Vaksin Hadapi Gelombang Ketiga, Menkes Minta Maaf Vaksinasi Covid-19 Berkurang

Negara produsen vaksin Covid-19 hadapi gelombang ketiga, suplai vaksin Covid-19 di Indonesia berkurang cukup signifikan, Menkes minta maaf.

Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/4/2021). 

Kata Budi, per Minggu (4/4/2021), Indonesia telah mencapai 12,7 juta vaksinasi Covid-19.

Bila dibandingkan dengan minggu lalu yang menembus 10 juta vaksinasi, Indonesia sudah bisa menambah 2,5 juta vaksinasi per minggu.

Hal ini membuat Indonesia berada di peringkat ke-8 dunia sebagai negara tercepat dalam proses vaksinasi Covid-19.

“Per kemarin kita sudah bisa mencapai 12,7 juta vaksinasi, dibandingkan minggu lalu yang menembus 10 juta. Jadi dalam satu minggu kita sudah bisa menambah 2,5 juta vaksinasi per minggu, menempatkan Indonesia di posisi ke-8 dunia,” tutur Budi Gunadi.

Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis kedua vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/1/2021).
Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis kedua vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/1/2021). (ANTARA FOTO/HO/SETPRES/MUCHLIS JR)

Baca juga: Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19 tentang Kejadian Ikutan dan Efek Samping Vaksin Covid-19

Baca juga: Ungkap Alasan Tinjau Vaksinasi hingga Halmahera Utara, Jokowi: Saya Ingin Memastikan Distribusinya

Menurut Budi, jika negara-negara produsen vaksin dikeluarkan dari daftar tersebut, maka Indonesia berada di peringkat ke-4 negara dengan proses vaksinasi tercepat dunia.

Hal ini membuktikan bahwa Indonesia mampu untuk menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19 dengan cepat, meski suplai vaksin tidak berasal dari negara sendiri.

Data ini, kata Budi, bisa digunakan untuk menjawab sekaligus membuktikan bahwa prediksi media asing soal proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang baru bisa selesai dalam 10 tahun tidaklah benar.

“Kalau kita keluarkan negara-negara yang memproduksi vaksin sendiri sehingga tidak ada masalah dari suplai vaksinnya kita nomor 4 di dunia.”

“Ya ini bagus untuk menjawab skeptisnya banyak majalah-majalah internasional terhadap Indonesia,” tandas Menkes.

(TribunTernate.com/Ron)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved