Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadhan 2021

Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Pelajaran Hidup dari Kisah Seorang Petani dan Batu

Berikut rekomendasi cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Pelajaran Hidup dari Kisah Seorang Petani dan Batu.

PETRA DIAMONDS LIMITED/PHILIP MOSTERT via AFP
Ilustrasi batu berlian. 

TRIBUNTERNATE.COM- Setelah selesai melakukan kegiatan sehari penuh, tiba saatnya bagi kita untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Banyak kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Masyarakat Indonesia biasa menyebut kegiatan menunggu waktu berbuka puasa itu sebagai 'ngabuburit'.

Salah satu hal bermanfaat yang dapat dilakukan sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba adalah dengan membaca cerita islami.

Dengan membaca cerita islami, kita dapat mengambil hikmah dari cerita itu.

Berikut rekomendasi cerita islami pengisi waktu ngabuburit yang dilansir oleh TribunTernate.com dari Islam Can.

Pelajaran Hidup dari Kisah Seorang Petani dan Batu

Seorang petani di Bangladesh sedang mempersiapkan tanahnya yang akan ia gunakan untuk bercocok tanam.

Saat menggali tanah, peralatannya terus tersangkut di satu tempat.

Karena penasaran, ia memutuskan untuk memeriksa apa yang ada di sana.

Dia menggali tanah dan menemukan sebuah kotak besar.

Petani itu dengan cepat membuka kotak itu untuk melihat apa yang ada di dalamnya.

Namun, kekecewaan terlihat di wajahnya.

Dia kecewa karena hanya ada batu hitam di dalam kotak itu.

Berlian biru 29,6 karat yang ditemukan perusahaan tambang Petra Diamonds pada Januari 2014, di tambang Cullinan dekat ibu kota Afrika Selatan, Pretoria.
Berlian biru. (PETRA DIAMONDS LIMITED/PHILIP MOSTERT via AFP)

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Hanya Allah yang Tahu Kapan Manusia akan Bertemu Ajal

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Manusia Tak Bisa Menghindari Takdir Allah

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Si Kaya yang Tidak Memiliki Apa-apa

Dia memutuskan untuk melempar batu itu ke kawanan burung ketika mereka datang untuk memakan hasil panennya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved