Breaking News:

Ramadhan 2021

Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Dua Hal yang Dikhawatirkan Rasulullah SAW, Apa Itu?

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Dua Hal yang Dikhawatirkan Rasullah SAW.

Kompas.com
Ilustrasi masjid. (SHUTTERSTOCK) Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Dua Hal yang Dikhawatirkan Rasullah SAW. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mengisi waktu ngabuburit di bulan Ramadhan 2021 dengan membaca cerita islami dapat menjadi pilihan yang menyenangkan sambil menunggu buka puasa.

Selain menghibur, kita juga dapat mengambil hikmah dari kisah yang kita baca.

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit yang dilansir oleh TribunTernate.com dari Islam Can.

Dua Hal yang Dikhawatirkan Rasullah SAW.

Suatu hari, Shaddad Ibnu Aws RA pernah menangis.

Orang-orang bertanya tentang tangisannya, dan dia menjawab: "Ini adalah karena sesuatu yang saya dengar dari Rasulullah SAW yang membuat saya menangis ketika saya mengingatnya."

Shaddad kemudian bercerita bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: "Aku takut umatku berbuat Syirik (menganggap sekutu bagi Allah) dan takut mereka memiliki keinginan tersembunyi."

Kemudian, Shaddad menjawab: "Wahai Rasulullah, apakah orang-orang akan banyak yang berdosa karena menyembah berhala setelah kematianmu?"

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Sepotong Kisah Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Penting untuk Menghindari Rasa Sesal dalam Hidup

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Pelajaran Birrul Walidain dari Abu Hurairah

Kemudian Rasulullah SAW menjawab: "Ya, tetapi mereka tidak akan menyembah matahari, bulan, batu atau berhala; tetapi mereka akan beribadah untuk dipamerkan. Sedangkan soal Keinginan Tersembunyi adalah bahwa salah satu dari mereka akan memulai hari dengan berpuasa, tetapi ketika salah satu keinginannya akan muncul dengan sendirinya; dia akan meninggalkan puasanya (dan memuaskan keinginannya)."

Janganlah kita beribadah dengan tujuan agar orang lain bisa melihat dan memuji kita.

Saat ini, kita mengenakan pakaian dan perhiasan yang indah saat menghadiri undangan atau bertemu dengan orang terkenal.

Sedangkan ketika orang-orang shalih di masa lalu bangun untuk sholat tahajud di malam hari, mereka akan mengenakan pakaian terbaiknya, mengenakan kain terbaiknya dan menghiasi diri dengan baik untuk berdiri di hadapan Allah.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Ronna Qurrata Ayun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved