Breaking News:

Fadjroel Rachman Buka Suara soal Sikap Jokowi Terkait Isu Reshuffle Kabinet

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal isu reshuffle kabinet.

Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal isu reshuffle kabinet melalui pernyataan virtual yang disiarkan di kanal Youtube pribadinya Dr M Fadjroel Rachman #BungFADJREOL, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal isu reshuffle kabinet.

Menurut Fadjroel, sampai saat ini Presiden Jokowi masih bungkam soal isu reshuffle kabinet yg ramai dibicarakan di publik.

Hal ini ia sampaikan melalui sebuah pernyataan virtual yang disiarkan di kanal YouTube pribadinya, Dr M Fadjroel Rachman #BungFADJREOL, Selasa (27/4/2021).

“Sampai saat ini Presiden Joko Widodo belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle kabinet kepada publik,” kata Fadjroel seperti dikutip dari pernyataannya.

Fadjroel juga menyampaikan, Presiden Jokowi secara pribadi akan menyampaikan kepada masyarakat jika memang akan ada reshuffle kabinet.

“Apabila reshuffle kabinet memang diperlukan, maka presiden sendiri yang akan mengumumkan dan menyampaikan kepada publik seperti reshuffle kabinet pada 22 Desember 2020 di beranda Istana Merdeka,” lanjutnya.

Baca juga: Dirjen WHO: Gambaran Situasi Pandemi Covid-19 di India Sangat Memilukan

Baca juga: Di-bully di Sosmed karena Kasus Rizieq Shihab, Ini Respon Wali Kota Bogor Bima Arya

Baca juga: Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Prabowo, Insiden KRI Nanggala-402 Bertolak Belakang dengan Anggaran

Dikatakan Fadjroel hingga kini, informasi yang pasti hanyalah terkait adanya penggabungan pada Kemenristekbrin dan Kemendikbud dikti menjadi sebagai satu kementerian baru.

“Yang kita tahu sampai hari ini hanya ada persetujuan atau pertimbangan dari DPR tentang penggabungan kemenristekbrin dan kemendikbud dikti menjadi kementerian baru,”

Selain itu, informasi pasti yang kedua adalah perihal adanya kementerian baru yakni Kementerian Investasi.

“Adapun pembentukan kementerian baru yaitu Kementerian Investasi sesuai dengan pasal 13 ayat 1 dan ayat 2, sebagai pertimbangannya seperti untuk efisiensi dan efektivitas dan cakupan tugas serta perkembangan lingkungan luar,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Rizki A
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved