Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadhan 2021

Ramadhan 2021 - Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Takdir Kematian Manusia

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Takdir Kematian Manusia

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Takdir Kematian Manusia 

TRIBUNTERNATE.COM - Mengisi waktu ngabuburit di bulan Ramadhan 2021 dengan membaca cerita islami dapat menjadi pilihan yang menyenangkan sambil menunggu buka puasa.

Selain menghibur, kita juga dapat mengambil hikmah dari kisah yang kita baca.

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit yang dilansir oleh TribunTernate.com dari Islam Can.

Takdir Kematian Manusia

Suatu ketika malaikat maut Izra'il muncul dalam bentuk manusia di istana Nabi Sulaiman SAW.

Ia terus menatap seseorang yang hadir di sana selama beberapa saat.

Ketika malaikat maut menghilang, orang itu bertanya kepada Nabi Sulaiman: "Siapakah orang itu?"

Nabi Sulaiman mengatakan kepadanya bahwa itu adalah malaikat maut.

Kemudian, orang itu berkata: "Malaikat maut telah menatapku sedemikian rupa seolah-olah dia telah memutuskan untuk mengambil hidupku."

Lalu Nabi Sulaiman bertanya kepadanya: "Apa yang kamu inginkan?"

Dia memintanya untuk menurunkannya di India.

Kemudian, Nabi Sulaiman memerintahkan udara untuk menggendongnya dan menurunkannya di India.

Akibatnya udara membawanya ke India yang sangat jauh dari tempat asalnya.

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Perilaku Lembut Rasulullah SAW Menyentuh Hati Seorang Badui

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Sepotong Kisah Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Penting untuk Menghindari Rasa Sesal dalam Hidup

Malaikat maut mendatangi Nabi Sulaiman.

Kemudian Nabi Sulaiman bertanya kepadanya, "Mengapa kau mengarahkan pandanganmu pada orang itu?"

Malaikat maut berkata: "Aku bertanya-tanya mengapa Allah Yang Maha Kuasa telah memerintahkanku untuk mengambil nyawa orang ini di India saat dia duduk di sini di hadapanmu."

Dari cerita ini, kita dapat menyimpulkan bahwa Allah telah menggariskan hidup kita tentang kapan dan di mana kita akan meninggal dunia.

Meskipun kita telah berusaha, kita tidak dapat menghindari kematian dan tetap akan menemuinya.

Semoga Allah memberi kita semua kesempatan untuk mempersiapkan kematian sebelum terlambat dan kita dapat siap saat sewaktu-waktu dipanggil kembali oleh-Nya.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved