Kata Saksi Kasus Babinsa TNI Dihadang Debt Collector, Mobil Dipukul dan Terjadi Perebutan Kunci
Saksi kasus Babinsa TNI dihadang debt collector mengatakan mobilnya dipukul oleh debt collector dan sempat terjadi perebutan kunci.
TRIBUNTERNATE.COM - Beberapa waktu yang lalu jagad media sosial dihebohkan dengan viralnya video Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dihadang segerombolan debt collector di pintu Tol Koja Barat, Jakarta Utara.
Seorang saksi kasus Babinsa TNI dihadang debt collector tersebut akhirnya buka suara.
Pria yang bernama Nara itu mengunggah sebuah video yang menjelaskan kronologi kejadian.
Menurut keterangannya, mobilnya dipukul oleh debt collector dan sempat terjadi perebutan kunci.
Pada saat kejadian terjadi, Nara mengatakan, ia dan keluarganya hendak menjemput om dan tantenya yang sedang sakit.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, mobilnya dihadang oleh debt collector dan langsung dipukul.
“Pada saat perjalanan ke rumah sakit kita di jalan dihadang oleh debt collector. Dan mobil kami langsung dipukul,” terang Nara dikutip dari pernyataannya yang ditayangkan di kanal Youtube KompasTV.
Nara menyebutkan, awalnya mereka ditolong oleh warga sekitar dan diarahkan untuk menuju ke Kelurahan Semper Timur.
Di sanalah dirinya ditolong oleh seorang anggota Babinsa Kelurahan Semper Timur, Serda Nurhadi.
Nara mengaku meminta tolong kepada Serda Nurhadi untuk diantarkan ke rumah sakit agar dirinya merasa aman.
Baca juga: Viral Video Mobil VW Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan, Pengendara Masih SMA, Anak Pengusaha
Namun, ketika mereka melanjutkan perjalanan, mereka kembali dihadang oleh debt collector tersebut dan sempat terjadi perebutan kunci.
“Pada saat saya dan keluarga melanjutkan perjalanan kita dihadang lagi oleh debt collector kembali. Dan di sana terjadilah perebutan kunci antara saya dan debt collector,” terang Nara.
Setelah itu, menurut kesaksian Nara, Serda Nurdin mengarahkan mereka untuk menuju Polres Jakarta Utara untuk menyelesaikan masalah.
Nara mengaku membuat video pernyataan ini agar masyarakat merasa aman karena adanya Babinsa yang menurutnya dapat melindungi dan menolong masyarakat yang merasa khawatir atas perbuatan premanisme.
Video selengkapnya: