Breaking News:

Kapan Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal, Apakah Harus Dilaksanakan 6 Hari Berturut-turut?

Berikut penjelasan mengenai waktu pelaksanaan puasa Syawal yang utama, apakah harus dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut?

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rohmana Kurniandari
thedo.osteopathic.org
Ilustrasi puasa Syawal - Waktu pelaksanaan puasa Syawal. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kapan waktu pelaksanaan Puasa Syawal, apakah harus dilaksanakan selama enam hari berturut-turut?

Perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah menjadi pertanda datangnya bulan Syawal 1442 Hijriah.

Di bulan yang istimewa tersebut, puasa Syawal menjadi satu ibadah yang bisa dilaksanakan oleh umat Muslim.

Puasa Syawal merupakan ibadah sunah bagi orang yang tidak memiliki tanggungan puasa wajib, baik qadha puasa Ramadan maupun puasa nazar.

Hukum puasa Syawal yaitu sunah mustahab, yang berarti apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan jika tidak maka tidak akan mendapat dosa atau siksa.

Lantas, kapan waktu pelaksanaan Puasa Syawal yang utama?

Baca juga: Lebih Baik Bayar Utang Puasa Dulu atau Puasa Syawal? Simak Penjelasannya

Baca juga: 5 Amalan yang Dapat Dilakukan pada Bulan Syawal: dari Puasa Enam Hari hingga Mohon Ampunan

Menurut Rektor IAIN Ponorogo, Dr Hj Evi Muafiah M.Ag, utamanya Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari berturut-turut setelah hari Idul Fitri 1442 Hijriah atau 1 Syawal, yakni 2-7 Syawal.

"Utamanya memang berturut-turut, mulai tanggal 2 sampai dengan 7 Syawal," tutur Evi Muafiah.

Namun, bagi orang yang berpuasa di luar tanggal tersebut, masih tetap mendapatkan keutamaan Puasa Syawal.

Tidak harus enam hari berturut-turut, selama Anda masih melaksanakan puasa di bulan Syawal, maka masih mendapatkan keutamaan Puasa Syawal seakan puasa wajib setahun penuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved