Breaking News:

Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Qadha dan Senin Kamis, Apakah Boleh? Berikut Penjelasannya

Setelah puasa Ramadan selama satu bulan penuh, ternyata masih ada lagi ibadah puasa sunah yang dianjurkan untuk dilakukan umat muslim.

thedo.osteopathic.org
ILUSTRASI puasa syawal. 

TRIBUNTERNATE.COM - Syawal menjadi salah satu bulan yang cukup istimewa bagi umat Muslim selain bulan Ramadhan. 

Ya, setelah puasa Ramadhan, masih ada ibadah puasa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Muslim. 

Ibadah tersebut yaitu puasa Syawal, atau puasa yang dilakukan di bulan Syawal.

Namun, bagi yang memiliki utang puasa di bulan Ramadan, bolehkah menggabungkan niat untuk puasa Syawal dan puasa qadha atau puasa pengganti.

Atau mungkin bisakah puasa Syawal digabungkan niatnya dengan puasa Senin Kamis?

Simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Tak Hanya Ramadhan, Ternyata Syawal juga Bulan Istimewa yang Punya Keutamaan

Boleh Gabungkan Niat Puasa Qadha, Puasa Syawal, dan Puasa Senin-Kamis

Rektor IAIN Ponorogo, Evi Muafiah, mengatakan khusus di bulan Syawal, umat Muslim yang terutama perempuan bisa mendapatkan tiga pahala sekaligus.

Pahala yang pertama, yakni pahala melakukan puasa qadha atau puasa pengganti.

Kemudian, puasa diniati untuk membayar utang puasa atau puasa qadha, terutama bagi perempuan yang memiliki utang puasa selama bulan Ramadan kemarin.

Halaman
1234
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved