Breaking News:

Pengamat Politik Sebut Jokowi Hanya Basa-basi Jika 51 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Diberhentikan

Pengamat politik sebut pernyataan Presiden Jokowi terkait 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK hanya basa-basi.

Editor: Ronna Qurrata Ayun
BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo saat memberikan pernyataan terkait 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) 

TRIBUNTERNATE.COM – Pengamat politik Ray Rangkuti yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait 75 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) hanya basi-basi jika ia tak mengambil tindakan nyata.

Menurut Ray Rangkuti, Presiden Jokowi harus mengambil tindakan terkait pemecatan 51 pegawai KPK yang tak lolos TWK ASN.

"Khususnya pembatalan SK baru pemberhentian 51 pegawai KPK yang dimaksud, tentu pernyataan presiden tanggal (17/5) lalu hanya basa basi," kata Ray kepada Tribunnews.com, Rabu (26/5/2021).

Selain itu, pernyataan Presiden pada Senin (17/5/2021) lalu terkait 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK, menurut Ray, hanya sekedar untuk mengerem kritik publik.

Ray menilai, pernyataan Presiden Jokowi dilontarkan tanpa ada keinginan yang sungguh-sungguh untuk menyelamatkan pegawai KPK seperti amanah MK.

"Tentu kenyataan ini menambah catatan prank pemerintah terhadap rakyat Indonesia. Setidaknya telah terjadi 2 kali prak pemerintah atas KPK: revisi UU KPK dan TWK staf KPK," ucap Ray.

"Prank lain adalah revisi UU ITE yang belum nampak perkembangan signifikannya, hingga hari ini," jelasnya.

Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti.
Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Baca juga: 51 dari 75 Pegawai KPK Dipecat: BKN Ungkap Alasan, Ini Respon Wadah Pegawai KPK dan Novel Baswedan

Baca juga: 51 dari 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Diberhentikan, Pengamat: Rakyat Indonesia Kena Prank Lagi

Baca juga: Buntut 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, 24 Orang akan Dibina, 51 Lainnya akan Diberhentikan

Sebelumnya, diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai membahas nasib 75 pegawai yang dinyatakan tak lolos asesmen TWK.

Rapat digelar KPK bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (25/5/2021).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyatakan, 51 orang dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK harus dipecat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved