Breaking News:

Kisah Andris Fajar, Diundang Makan Siang Dadakan oleh AHY Berkat Komentarnya di Twitter

Andris Fajar kaget bukan main saat ia mendadak diundang makan siang bersama oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Editor: Rizki A
Istimewa
Andris Fajar (kemeja hitam) saat diajak makan siang bersama AHY dan Dede Yusuf, Jumat(4/6/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Andris Fajar kaget bukan main saat ia mendadak diundang makan siang bersama oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini awalnya mengaku hanya iseng membalas komentar AHY di media sosial Twitter.

Saat itu di Twitter, Andris membalas CUITAN AHY dengan ajakan untuk coba mencicipi masakan buatan istrinya.

Kebetulan AHY saat itu juga sedang berkunjung ke Kabupaten Bandung. 

“Saya kaget. Saya sebenarnya mengajak mas AHY mampir ke rumah untuk mencoba masakan istri saya. Rupanya jadwal mas AHY tidak memungkinkan tapi sebagai gantinya saya diajak makan siang oleh mas AHY,” ujar Andris, Jumat (4/6/2021).

Keluarga Yudhoyono sebenarnya sudah tidak asing bagi Andris.

Pada tahun 2006, Andris pernah memenuhi undangan bertemu Ibu Negara Ani Yudhoyono di Istana Negara dalam rangka Hari Kanker Anak Nasional, sebagai pegiat Yayasan Onkologi Anak Indonesia.

Andris membawa puteranya yang menderita penyakit leukemia atau kanker darah. 

Andris Fajar (kemeja hitam) saat diajak makan siang bersama AHY dan Dede Yusuf, Jumat(4/6/2021).
Andris Fajar (kemeja hitam) saat diajak makan siang bersama AHY dan Dede Yusuf, Jumat(4/6/2021). (Istimewa)

Baca juga: Kondisi 7 Anggota Keluarga Terry Putri yang Positif Covid-19, Sang Kakak Meninggal Dunia

Baca juga: Telah Disepakati di DPR, Pemilu Serentak 2024 Digelar 28 Februari, Pilkada 27 November

Baca juga: Erick Thohir Ungkap Utang PLN Capai Rp500 Triliun, Belanja Modal harus Ditekan 50 Persen

Baca juga: Komentari KPK, Fahri Hamzah: Jika Jadi Presiden, Saya Kasih KPK Waktu 5 Tahun Berantas Korupsi

“Ibu Ani tidak banyak berkata-kata. Beliau hanya menepuk bahu dan membelai-belai kepala anak saya, sambil berpesan sabar ya, pasti bisa sembuh, pasti terlewati," ujar Andris mengenang peristiwa haru tersebut.

Pesan Ibu Ani ini terus terngiang-ngiang dan menguatkan hati Andris ketika akhirnya anaknya berpulang tahun 2010.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved