Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pembunuhan Juragan Emas di Papua oleh Selingkuhan Istri, Skenario Dibuat Seolah Perampokan

Seorang juragan emas Papua, Nasruddin alias Acik (45), tewas dibunuh oleh pria berinisial M, yang diduga kuat selingkuhan istrinya.

BBC
ILUSTRASI jenazah. Seorang juragan emas Papua, Nasruddin alias Acik (45), tewas dibunuh oleh pria berinisial M, yang diduga kuat selingkuhan istrinya. 

TRIBUNTERNATE.COM -  Kasus pembunuhan berlatar belakang asmara yang terjadi di Papua saat ini menjadi sorotan publik.

Seorang juragan emas Papua asal Enrekang bernama Nasruddin alias Acik (45), tewas dibunuh oleh pria berinisial M.

Diketahui, M adalah pria keturunan Afghanistan yang usianya lebih muda dan diduga kuat merupakan selingkuhan VLH, istri sang juragan emas.

Berikut fakta-fakta pembunuhan Acik, sebagaimana dirangkum Tribunnews.com, Senin (5/7/2021):

1. Istri Otak Pembunuhan

Virgita Legina Hellu alias VLH, sang istri, ternyata menjadi otak dari kasus pembunuhan Acik.

Wanita tersebut memberikan pengakuan semua rencana pembunuhan terhadap suaminya di hadapan penyidik.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R Urbinas mengungkapkan hasil introgasi VLH mengakui mengatahui pembunuhan yang dilakukan selingkuhannya MM terhadap suaminya Acik.

“VLH sudah mengakui, kalau dirinya mengatahui aksi pembunuhan itu,” ucap Kapolresta, Senin (5/7/2021).

Pria inisial MM, warga negara Afganistan, tersangka pembunuhan pedagang emas di Kota Jayapura, Papua, pada 28 Juli 2021. Kasus ini menguras perhatian nasional. Pembunuhan telah direncanakan.
Pria inisial MM, warga negara Afganistan, tersangka pembunuhan pedagang emas di Kota Jayapura, Papua, pada 28 Juli 2021. Kasus ini menguras perhatian nasional. Pembunuhan telah direncanakan. (Ridwan Abubakar Sangaji/Tribun-papua.com)

Kata dia, sebelum menghabisi nyawa Nasruddin alias Acik, VLH dan MM telah berkomunikasi telebih dahulu.

“Kedua tersangka sempat bertemu di Mall, sebelum VLH pulang bersama suaminya Acik,” ucapnya.

Ironisnya dari pengakuan istri korban, pembunuhan sudah direncanakan sejak tiga bulan lalu.

“Rencana pembunuhan sejak Febuari 2021 lalu. Aksi ketiga inilah baru berhasil menghabisi nyawa korban,” bebernya.

Baca juga: Kenali dan Hindari! Ini Kondisi yang Bisa Buat Covid-19 jadi Mudah Menular

Baca juga: Jika Anak Positif Covid-19, Simak Panduan IDAI tentang Isolasi Mandiri bagi Anak

Baca juga: Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh selama PPKM Darurat, Penumpang Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

2. Diatur bersama selingkuhan

Kapolresta menjelaskan skenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya oleh VLH dan M selingkuhannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved