Breaking News:

Heran Ivermectin Dipakai untuk Obat Covid-19, dr Tirta: Mau Kau Minum Obat Cacing buat Virus?

Dokter Tirta berikan penjelasan soal isu Ivermectin yang baru-baru ini kerap disebut sebagai obat Covid-19.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Dokter Tirta Mandira Hudhi - Dokter Tirta membahas soal isu Ivermectin yang baru-baru ini kerap disebut sebagai obat Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Dokter sekaligus pegiat media sosial, Tirta Mandira Hudhi, kembali memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.

Kali ini, Dokter Tirta membahas soal isu Ivermectin yang baru-baru ini kerap disebut sebagai obat Covid-19

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, pria yang akrab disapa Cipeng ini ingin meluruskan hoaks Ivermectin sebagai obat Covid-19.

Menurut keterangannya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hanya memberikan izin uji klinis Ivermectin, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan Ivermectin sebagai obat Covid-19.

“Ivermectin, itu yang gunakan sebagai obat diproduksi buat Covid itu berita dari mana? BPOM hanya mengeluarkan izin itu adalah izin untuk uji klinis. Dan WHO tidak merekomendasi Ivermectin,” kata Dokter Tirta dikutip dari pernyataannya yang disiarkan di kanal Youtube miliknya Tirta PengPengPeng, Selasa (13/7/2021).

Pria kelahiran Solo ini pun kembali mempertanyakan dari mana asal isu penggunaan Ivermectin sebagai obat Covid-19.

Baca juga: Tanyai Lois Owien Soal Pendidikan, Dokter Tirta: Kita Curiga Orang Ini Cuma Ngaku-ngaku Dokter

Baca juga: Singapura Siap Berdamai dengan Covid-19, Bagaimana dengan Indonesia? Ini Tanggapan Dokter Tirta

“India pun tidak merekomendasi, cuma kita doang, jadi isu dari mana menggunakan Ivermectin sebagai obat Covid? Nggak ada itu,” lanjutnya.

Dikatakan Dokter Tirta, Covid-9 adalah penyakit virus yang self -limited disease sehingga kunci kesembuhannya bergantung pada imunitas masing-masing individu.

“Sekali lagi saya terangkan, Covid itu adalah penyakit virus yang self-limited disease, obat-obatnya hanya penunjang mensupport, mengurangi gejala berat."

"Dan kuncinya adalah tergantung imunnya tapi kita support dengan pengurang gejala,” terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved