Breaking News:

Banyak yang Kaitkan Covid-19 dengan Politik, Ustaz Das'ad: Boleh Benci Rezim tapi Jangan Lupa Prokes

Membahas soal Covid-19 yang kerap dikaitkan dengan politik, Ustaz Das'ad ingatkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan meskipun membenci rezim.

Instagram/@dasadlatif1212
Ustaz Dasad Latif - Membahas soal Covid-19 yang kerap dikaitkan dengan politik, Ustaz Das'ad kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan meskipun membenci rezim. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ustaz Das’ad Latif, ulama yang baru-baru ini menjadi sorotan karena ceramahnya yang menjawab pertanyaan mengapa masjid ditutup dan pasar dibuka saat PPKM Darurat Covid-19 diberlakukan, kembali mengingatkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.

Dalam acara Mata Najwa, Ustaz Das’ad membahas soal Covid-19 yang kerap dikaitkan dengan permasalahan politik.

Ustaz Das’ad menyebutkan, alasan masyarakat mengaitkan soal Covid-19 dengan politik adalah karena kepercayaan publik telah hilang.

“Saya kira harus dilahirkan dulu kepercayaan publik, sebab masyarakat juga ini kan sudah capek, lebih dari satu tahun, hampir dua tahun kita suasananya seperti ini, kita lelah,” kata Ustaz Das’ad, dikutip dari pernyataannya di kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (15/7/2021)

“Maka kelelahan ini dicarilah yang bisa membenarkan kelelahan itu, kecapekan itu, mereka mencari konten-konten di media sosial yang bisa membenarkan yang ada di benaknya.”

Menurut Ustaz Das’ad, hal ini diperparah dengan belum damainya kedua kubu pendukung Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Baca juga: Tentang Covid-19, Ridwan Kamil Sebut Masyarakat Terbagi Jadi 3 Golongan, Salah Satunya Denial

Baca juga: Dokter Lois Menyesal Sebar Hoaks Covid, dr Tirta: Dari Dulu Saya dan Kawan-kawan IDI Menunggu Ini

“Apalagi cebong kampret belum rujuk sampai sekarang, sehingga selalu kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah selalu dibawa ke isu-isu politik,” terangnya.

Oleh karena itu, Ustaz Das’ad berpesan kepada para jamaahnya, apabila mereka ingin membenci rezim, diperbolehkan.

Namun, masyarakat harus tetap menjaga keselamatan jiwa dengan menaati protokol kesehatan.

“Maka saya sampaikan pada jamaah, pada saudara-saudara, boleh Anda membenci rezim atau sesuatu, tetapi Anda wajib menjaga keselamatan jiwa,” katanya.

Baca juga: Covid-19 Memburuk, WN Jepang di Indonesia Ramai-ramai Pulang Kampung, Ternyata Ini Alasannya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved