Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Adha 2021

Kumpulan Naskah Khotbah Idul Adha 2021/1442 H, Lawan Covid-19 dengan Ikhtiar dan Pengorbanan

Berikut kumpulan khotbah Idul Adha 2021/1442 H dari Kementerian Agama (Kemenag) untuk masyarakat yang melaksanakan Salat Id di rumah saja.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
ILUSTRASI Salat Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19. - Kumpulan naskah khotbah Idul Adha 2021/1442 H. 

Keluargaku yang semoga senantiasa dimuliakan Allah, Iduladha mengajarkan kita tentang arti penting pengorbanan dengan cara mengeluarkan apa yang terbaik dari milik kita untuk disedekahkan di jalan Allah Swt.

Dalam sebuah hadis Rasulullah Saw. bersabda:

“Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada amalan saleh yang lebih dicintai Allah daripada beramal di hari-hari ini (hari-hari yang sepuluh). Sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, walaupun jihad fi sabililah? Beliau menjawab: Ya, walaupun jihad fi sabililah, kecuali seseorang yang keluar rumah dengan membawa jiwa dan hartanya, lalu dari harta yang dikeluarkannya itu dia tidak membawa pulang lagi suatu apapun.” (HR.Al-Bukhari)

Hadis ini menggambarkan betapa mulianya seseorang yang mau berkorban dengan mengulurkan apa yang dimilikinya untuk orang lain pada 10 hari awal bulan Zulhijjah yang terhitung berakhir pada saat kita merayakan Iduladha.

Dalam Alquran Surat al-Kautsar ayat 2 juga dijelaskan:

“Lalu sembahlah Tuhan-mu dan berkurbanlah kamu!”

Hewan kurban yang kita sembelih dan daging kurban yang kita bagi-bagikan pada dasarnya adalah bentuk ketaatan kita menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, yaitu yang disebut dengan takwa.

Allah Swt dalam Alquran Surat al-Hajj ayat 37 berfirman:

“Allah tidak menerima dagingnya dan darahnya melainkan dari kurban itu Dia menerima taqwa dari kalian.”

Seseorang yang berkurban sama halnya ia membuang jauh-jauh tabiat buruknya, sikap egoisnya, keserakahannya dan lain sebagainya.

Orang yang mampu melakukan itu maka dirinya menjadi pribadi mulia sebagaimana ciri-ciri orang bertakwa. 

Mudah-mudahan kita umat Islam semua memiliki kepribadian mulia seperti itu.

Minimal kita tidak egois mementingkan hasrat pribadi, melainkan bijaksana dengan memahami dan menghormati kepentingan orang lain di sekitarnya.

Lebih utama lagi apabila kita pada kondisi sekarang ini dapat berkurban dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Semoga Allah Swt. mendengarkan dan mengabulkan doa kita semua.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved