Breaking News:

Novel Baswedan: Negara Tidak Serius Menangani Pemberantasan Korupsi

Menurut Novel Baswedan, rentetan pelemahan terhadap pegawai maupun institusi KPK kerap terjadi dan terus berulang.

Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai negara tidak serius untuk memberantas korupsi yang efektif di Indonesia.

Novel menuturkan dukungan negara terhadap pemberantasan korupsi seharusnya diiringi dengan kebijakan yang dapat mempermudah penegak hukum.

Di Indonesia, kata Novel, yang terjadi justru sebaliknya. Rentetan pelemahan terhadap pegawai maupun institusi KPK kerap terjadi dan terus berulang.

"Jadi tidak bisa kemudian memberantas korupsi contohnya dengan KPK dan KPK dilemahkan. Undang-undangnya direvisi dengan membuat sulit bekerja dan dihambat. Setiap upaya menyerang KPK dan lain-lain tidak pernah ada yang diproses," kata Novel dalam diskusi daring, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Kontroversi Ribka Tjiptaning: Dulu Tolak Vaksin, Anaknya Diduga Terkait Bisnis Obat Terapi Covid-19

Lebih lanjut, ia menambahkan pelemahan yang dirasakan terus-menerus oleh lembaga anti rasuah menjadi bukti bahwa negara tidak serius melakukan pemberantasan korupsi.

"Hal itu tentu tidak menunjukkan bahwa negara mau memilih jalan untuk mengawasi atau memberantas korupsi dengan efektif sungguh-sungguh dan efisien," jelasnya.

Atas dasar itu, Novel mengajak seluruh warga Indonesia mendukung upaya pemberantasan korupsi di tanah air. Sebab, kepentingan ini bukan hanya milik KPK, melainkan seluruh masyarakat Indonesia.

"Para akademisi bisa terus menyebarkan pengaruh dan edukasi kepada masyarakat agar upaya memberantas korupsi adalah kepentingan negara dan masyarakat. Maka itu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak kemudian kalah dengan adanya upaya manipulasi upaya penggiringan opini oleh orang-orang yang tidak menghendaki itu terjadi," tukasnya.

Baca juga: Positif Covid-19, Penarik Becak di Yogyakarta Meninggal Seorang Diri di Atas Becak Tanpa Pengobatan

Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 Naik, Bagaimana Nasib PPKM Level 4, Diperpanjang atau Dilonggarkan?

Pemberantasan Korupsi Sebaiknya Dimulai dari Bersih-bersih Sektor Penegakan Hukum

Novel Baswedan menyatakan pemberantasan korupsi yang terbaik harus dimulai dari bersih-bersih di sektor penegakan hukum.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved