Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Beredar Video Kepala Tikus di Mangkuk Mie Ayam, Pemilik Warung Merasa Difitnah dan Lapor Polisi

Kejadian tersebut pun telah dibantah oleh pemilik warung. Ia mengaku merasa difitnah dan nama baik warungnya telah dicemarkan.

Grid.ID
ILUSTRASI Mie Ayam. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang pemilik warung bakso dan mie ayam di Kota Palopo, mendatangi Mapolres Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/8/2021) siang.

Pemilik warung itu bernama Dahlia, akhir-akhir ini warungna viral di media sosial  beredar video dari seorang pelanggan yang mengaku menemukan kepala tikus di dalam mangkuk mie ayam.

Sementara, salah seorang pelanggan lainnya terlihat membungkus makanan.

Dalam video itu, si pelanggan mengaku mendapat ekor tikus beserta badannya.

Kejadian tersebut pun telah dibantah oleh pemilik warung. Ia mengaku merasa difitnah dan nama baik warungnya telah dicemarkan.

Didampingi putrinya, Fitra (26), Dahlia melaporkan perihal tersebut ke polisi.

Baca juga: 214 Koruptor Dapat Remisi di Peringatan 17 Agustus, Plt Jubir KPK: Itu Hak Seorang Narapidana

Baca juga: Sempat Takut Kecewa, Aurel Hermansyah Akhirnya Berani Tes Kehamilan Lagi Berkat Nagita Slavina

Baca juga: 26 WNI Dievakuasi dari Afghanistan, Sempat Terjadi Penundaan Izin Mendarat di Kabul

Baca juga: Lift Barang Jatuh dan Sebabkan Atap Ambruk, Margo City Mall Ditutup Sementara

"Terkait pencemaran nama baik. Jadi kami melaporkan orang yang memvideokan dan akun sosial media yang ikut memposting video dan foto tersebut," kata Fitra kepada tribun-timur.com.

Terkait akun yang dilaporkan, ada satu akun pribadi dan satu akun info di media sosial instagram.

Dahlia pun berani bersumpah tidak melakukan hal demikian.

"Kami di sini cari nafkah halal, tidak mungkin berbuat seperti itu," ujar Dahlia dengan mata berkaca-kaca.

Ia menuturkan, seharusnya pelanggan yang makan saat itu langsung melapor ke karyawannya saat kejadian.

"Harusnya langsung sampaikan ke karyawan kami, jika memang benar. Tapi ini tidak, dia (pelanggan) langsung pergi, bahkan masih sempat bayar juga," tuturnya.

Ia pun menyebutkan, setelah warungnya viral, pembeli yang datang menurun drastis. 

"Sangat menurun orang yang datang. Biasanya omset sampai Rp 2 juta per hari, sekarang paling banyak Rp 500 ribu," sebutnya.

Sementara, Kasubag Humas Polres Palopo AKP Edi Sulistyono membenarkan aduan dari korban.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved