Breaking News:

Nadiem Makarim Perbolehkan Perguruan Tinggi Gelar PTM Terbatas, Aturannya Beda dengan Sekolah

Nadiem Makarim mengatakan, aturan yang diterapkan untuk PTM terbatas di perguruan tinggi akan berbeda dengan yang diberlakukan di sekolah.

Editor: Ronna Qurrata Ayun
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim mengizinkan perguruan tinggi menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, Nadiem mengatakan, PTM terbatas hanya boleh digelar oleh perguruan tinggi yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 hingga 3.

"Perguruan tinggi itu sama, jadinya di dalam level PPKM 1 sampai 3 diperbolehkan PTM terbatas," ujar Nadiem di SMAN 71 Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan bahwa aturan yang diterapkan untuk PTM terbatas di perguruan tinggi berbeda dengan yang diberlakukan di sekolah.

Peraturan yang diterapkan, kata Nadiem, akan dibuat khusus oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek).

Baca juga: Mendikbudristek: Sekolah di Wilayah PPKM Level 1-3 Wajib Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019). (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Baca juga: Kurangi Ancaman Learning Loss pada Siswa, Nadiem Makarim Upayakan PTM di Sekolah Sesegera Mungkin

Menurut Nadiem, alasan mengapa aturan PTM terbatas dibedakan adalah karena cakupan peserta didik dan model pembelajaran di perguruan tinggi dan sekolah sangat berbeda.

Dengan demikian, aturan yang diterapkan di perguruan tinggi dan sekolah pun harus dibedakan.

"Tapi peraturannya mengkuti dari Dikti, ada paketnya sendiri."

"Karena beda ya sekolah SD, SMP, dan SMA itu skalanya beda, jumlah mahasiswa berbeda, dan interaksi pergerakannya berbeda," jelas Nadiem.

Mantan CEO Gojek ini mengatakan, Kemendikbudristek masih melakukan persiapan untuk PTM terbatas di perguruan tinggi.

"Itu yang akan saya lihat ke depannya, karena preparasi agak makan waktu lebih lama karena skalanya lebih besar. Jadi nanti akan saya kunjungi dan kami inspeksi dan monitor," pungkas Nadiem. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perbolehkan Perguruan Tinggi Gelar PTM Terbatas, Nadiem: Aturannya Beda dengan Sekolah

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved