Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Suntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 Pfizer & Moderna Tingkatkan Risiko Miokarditis pada Pria Muda

Sebuah studi yang dipublikasikan pada Senin (4/10/2021) menunjukkan bahwa dosis kedua vaksin Pfizer & Moderna meningkatkan risiko miokarditis.

AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 Moderna. 

Akan tetapi, suntikan vaksin tersebut juga mencegah 5.700 kasus infeksi, 215 kasus rawat inap, dan 2 kematian akibat Covid-19.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti menganalisis catatan medis sejumlah 2,4 juta anggota sistem perawatan kesehatan Kaiser Permanente Southern California yang berusia 18 tahun atau lebih.

Para peserta itu setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Pfizer atau Moderna pada 14 Desember 2020 hingga 20 Juli 2021.

Tim melakukan identifikasi pada individu yang dirawat di rumah sakit dalam waktu 10 hari setelah menerima dosis vaksin dan dipulangkan dengan diagnosis miokarditis.

Para peneliti menemukan 15 kasus miokarditis yang dikonfirmasi pada kelompok yang divaksinasi, 13 di antaranya diamati setelah dosis kedua.

Tak satu pun dari mereka yang terkena dampak vaksin, memiliki riwayat masalah jantung sebelumnya, dan tidak ada yang dirawat kembali di rumah sakit setelah dipulangkan.

Baca juga: FDA akan Berikan Otorisasi Suntikan Booster Setengah Dosis untuk Penerima Vaksin Moderna 2 Dosis

Baca juga: Selandia Baru Laporkan Kasus Kematian Pertama yang Berkaitan dengan Vaksin Covid-19 Pfizer

Apa Itu Miokarditis?

Miokarditis atau peradangan otot jantung adalah salah satu jenis penyakit jantung yang perlu diwaspadai.

Penyakit ini dapat memengaruhi sistem kelistrikan jantung dan mengganggu kinerja jantung dalam memompa darah.

Komplikasi peradangan otot jantung yang parah bisa menyebabkan stroke sampai memicu serangan jantung.

Melansir Mayo Clinic, tanda atau gejala peradangan jantung dapat bervariasi pada beberapa orang.

Umumnya, penderita miokarditis merasakan:

- Sakit dada

- Detak jantung lebih cepat ketimbang biasanya

- Sesak napas, termasuk saat istirahat atau tidak banyak aktivitas

- Kaki dan pergelangan tangan bengkak karena penumpukan cairan

- Kelelahan

- Muncul tanda infeksi seperti demam, sakit kepala, badan terasa sakit, nyeri sendi, sakit tenggorokan, atau diare

Terkadang, gejala peradangan jantung juga mirip dengan serangan jantung.

Jika Anda merasakan nyeri dada dan sesak napas, segera cari pertolongan medis ke rumah sakit terdekat.

(TribunTernate.com/Ron)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved