Kronologi Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo, Diterjang Arus Kencang, Sejumlah Penumpang Hilang
Kapal penyeberangan penghubung Kabupaten Tuban dengan Bojonegoro terbalik pada Rabu (3/11/2021).
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah perahu penyeberangan terbalik di tambangan Kanor-Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Rabu (3/11/2021).
Perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro itu memuat 15 orang penumpang beserta tujuh sepeda motor.
Kapolres Tuban, AKBP Darman mengatakan, peristiwa perahu tenggelam terbalik itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Perahu tersebut berangkat dari penyeberangan Rengel menuju Kanor.
Namun belum sampai tujuan, di tengah sungai terseret arus yang kencang hingga kapal terbalik.
"Kapal diterjang arus kencang hingga terguling atau terbalik. Korban ada 15 orang informasinya, itu beserta awak," ujarnya di lokasi.
Perwira menengah itu menjelaskan, dari 15 penumpang tersebut beberapa di antaranya berhasil diselamatkan.
Sebanyak 7 orang yang dinyatakan selamat selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rengel untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan sisanya yang belum ketemu masih dilakukan proses pencarian oleh kepolisian maupun BPBD.
"Ada 7 sementara yang selamat, sisanya 8 orang masih dilakukan pencarian oleh petugas gabungan," pungkasnya.
Kisah Heroik Penumpang Kapal Terbalik Selamatkan Nyawa Balita
Ada sosok yang menjadi sorotan dalam tragedi tenggelamnya perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo, wilayah Tuban.
Tragedi tersebut berawal saat perahu penyeberangan yang dikemudikan Kasian (60), warga Kanor, Bojonegoro, bermuatan sekitar 17 penumpang dan memuat sekitar 7 sepeda motor.
Perahu tersebut terbalik lalu tenggelam akibat dihempas arus kencang sungai.
Sejumlah 10 orang dikabarkan selamat dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Rengel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/perahu-terbalik-di-sungai-bengawan-solo.jpg)