Dua Letjen Disebut Jadi Calon KSAD Pengganti Andika Perkasa: Bhakti Agus dan Dudung
Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin menyuarakan prediksinya kepada dua sosok Letnan Jenderal (Letjen) TNI.
Akmil (1987)
Suslapa I/Inf (1994)
Diklapa II/Inf (1997)
Seskoad (2001)
Sesko TNI (2012)
Lemhanas (2014)
Riwayat Jabatan:
Danyonif 621/Manuntung (01—11—2002)
Kasi Ops Korem 101/Antasari (01—11—2004)
Dandim 1007/Banjarmasin (15—02—2006)
Danrem 074/Warastratama (25—03—2014)
Danrem 032/Wirabraja[3] (28—09—2015)
Kasdam IV/Diponegoro[4] (27—10—2017)
Staf Khusus Kasad[5] (24—09—2018)
Aster Kasad[6] (25—01—2019)
Pangdam IV/Diponegoro[7](18—06—2020)
Wakasad (05—03—2021)
Riwayat Penugasan:
Operasi Timor Timur (1989)
Operasi Timor Timur (1992)
Operasi Timor Timur (1995)
Operasi Aceh (2003)
Baca juga: Polemik Merek GoTo Milik Gojek dan Tokopedia, Pakar: Motif Gugatan Harus Dikaji secara Mendetail
Baca juga: Anggota Komisi VI DPR RI: Harga Tes PCR Seharusnya Bisa Lebih Rendah daripada Sekarang Ini
Baca juga: Bobby Nasution hingga Andika Perkasa, 4 Anak Mantu yang Populer di Lingkaran Kekuasaan
2. Letjen Dudung
Dudung Abdurachman adalah pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 16 November 1965.
Diberitakan Tribunnews.com, Dudung Abdurachman lulus dari Akademi Militer pada 1988 dari kecabangan infanteri.
Ia kemudian menjabat sebagai Wagub Akademi Militer pada tahun 2015 hingga 2016.
Keluar dari lingkup Akademi Militer, Dudung Abdurachman juga pernah menjabat sebagai staf khusus KSAD dan Waaster KASAD.
Hingga pada 2018, ia kembali ke lingkup akademi militer dan menjabat sebagai Gubernur Akmil hingga 2020.
Setelahnya ia diangkat sebagai Pangdam Jaya pada 27 Juli 2020.
Meski baru 10 bulan menjabat Pangdam Jaya, tapi Dudung langsung diangkat menjadi Pangkostrad, salah satu jabatan strategis di TNI AD.
Loper Koran

Dikutip dari YouTube KompasTV yang tayang 27 Juni 2020, ia mengisahkan soal perjuangan orang tuanya yang membesarkan kedelapan saudara-saudaranya, termasuk dirinya.