Tujuh Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat Masih Terdampak Banjir
Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan mengatakan, dari 10 kecamatan, ada 53 desa yang sudah terendam banjir, dengan ketinggian dari 1 sampai 3 meter.
TRIBUNTERNATE.COM - Banjir masih melanda sebagian wilayah di Provinsi Kalimantan Barat.
Hingga Minggu (14/11/2021), sebanyak 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terdampak banjir.
7 kecamatan tersebut adalah Kecamatan Batang Lupar, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Suhaid, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Selimbau, Kecamatan Semitau, dan Kecamatan Silat Hilir.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, jumlah kecamatan yang sudah terendam banjir di Kapuas Hulu ada 10 kecamatan, dan 3 kecamatan terdampak banjir kategori sedang, yaitu Kecamatan Embaloh Hulu, Kecamatan Pengkadan, dan Kecamatan Badau.
Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan mengatakan, dari 10 kecamatan tersebut, ada 53 desa yang sudah terendam banjir, dengan ketinggian dari 1 sampai 3 meter.
"Untuk kecamatan Pengkadan sudah berangsur," ujarnya kepada Tribun, Senin 15 Nopember 2021.
Per Jumat rumah warga yang sudah terdampak banjir di 10 kecamatan sebanyak 4.046 rumah, dan fasilitas umum ada 144 bangunan. Kemudian, ada 27.878 jiwa (8.788 KK) terdampak banjir.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, agar tetap siaga satu bencana banjir, karena curah hujan masih saja menguyur wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ungkapnya.
45 Warga di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang Berhasil Dievakuasi
Banjir masih terjadi di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (14/11/2021).
Saat ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, relawan, dan tim Pramuka langsung melakukan patroli dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir.
Diketahui, terdapat 45 korban banjir berhasil dievakuasi.
Sejumlah kendala pun dialami petugas ketika mengevakuasi korban banjir, mulai dari cuaca yang tidak menentu, hujan, dan angin kencang.
Meski demikian, petugas tetap akan melakukan evakuasi warga yang terdampak, apalagi banjir masih terjadi setelah sempat surut sebelumnya.
Koordinator Lapangan Satgas Pramuka Peduli, Sugiarto Kurniawan, mengatakan perkembangan banjir di wilayah Sintang yang masih terjadi.