Breaking News:

BPOM RI Rilis Daftar Produk Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Menurut WHO, paparan merkuri dapat berpotensi menimbulkan efek toksik ke sistem saraf, pencernaan, imun, paru-paru, ginjal, kulit, hingga mata.

Editor: Rizki A
Freepik
ILUSTRASI kosmetik. 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis daftar produk kosmetika yang mengandung merkuri yang beredar di pasaran.

Diketahui, merkuri merupakan nama lain dari raksa.

Merkuri adalah unsur kimia alami yang dapat ditemui dalam batu-batuan, biji tambang, di perairan, tanah, maupun udara.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan merkuri dapat berpotensi menimbulkan efek toksik ke sistem saraf, pencernaan, imun, paru-paru, ginjal, kulit, hingga mata.

WHO pun memasukkan merkuri sebagai satu dari 10 bahan kimia utama yang paling mengancam kesehatan masyarakat.

Namun, produk kosmetika berbahan merkuri yang berbahaya diketahui masih banyak dijumpai di pasaran.

Oleh karena itu, BPOM melakukan pemetaan data kerawanan kejahatan produk kosmetika bermerkuri di Indonesia.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Pastikan Aset Keluarga Nirina Zubir yang Dirampas Mantan ART Bisa Kembali

Baca juga: Ditetapkan jadi Tersangka, Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid Diduga Terima Suap Rp18,9 Miliar

Baca juga: Vaksinasi Capai 219 Juta Dosis, Jokowi: Jangan Dibandingkan, Negara Ini Paling Sulit Manajemennya

Melansir akun resmi Instagram @bpom_ri, pemetaan tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan yakni mengidentifikasi nama produk kosmetika yang mengandung merkuri berdasarkan Public Warning BPOM tahun 2003 – 2020 serta data Sistem Informasi Pelaporan Terpadu (SIPT) 2.0 BPOM tahun 2017 – 2019.

Setelah itu dilakukan identifikasi produk kosmetika yang mengandung merkuri pada data kerawanan kejahatan yang dilaporkan oleh Balai Besar/Balai/Loka POM pada periode 1 Januari 2018 – 15 September 2020 dan diperoleh beberapa produk kosmetika mengandung merkuri yang paling banyak beredar di Indonesia.

Berikut daftar kosmetika mengandung merkuri yang beredar di pasaran, dikutip dari @bpom_ri:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved