Nelayan yang Hilang di Kepulauan Sula Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Resmi Hentikan Pencarian
Ardin Umasugi (26) warga Desa Fogi, Sanana, Kepulauan Sula diduga jatuh di perairan Desa Waiboga saat sedang memancing dan hilang pada Minggu (28/11).
TRIBUNTERNATE.COM - Proses pancarian seorang nelayan yang hilang di perairan Desa Waiboga, Kecamatan Sula Besi Tengah, Kepulauan Sula, Maluku Utara resmi dihentikan.
Diketahui sebelumnya, Ardin Umasugi (26) warga Desa Fogi, Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara diduga jatuh di perairan Desa Waiboga saat sedang memancing pada Minggu (28/11/2021).
Namun, setelah Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) setempat melakukan pencarian selama tujuh hari, Ardin tak kunjung ditemukan.
Untuk itu, Kantor Basarnas Ternate pun resmi menutup operasi SAR atau pencarian terhadap Ardin Umasugi pada Senin (6/12/2021).
Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Muhamad Arafah mengatakan, pencarian terhadap korban telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Basarnas, yaitu selama tujuh hari.
Baca juga: Sudah 5 Hari Pencarian, Nelayan yang Hilang Terjatuh di Perairan Desa Waiboga Belum Ditemukan
Baca juga: KM Karya Indah Terbakar, Berikut Kronologi dari Basarnas Ternate dan Video Detik-detik Kejadiannya
Tim rescue bersama potensi dan keluarga korban telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban.
Namun, sejak pencarian hari pertama hingga hari ke tujuh korban belum dapat ditemukan, sehingga operasi SA pun ditutup dan korban dinyatakan hilang.

"Apabila sewaktu-waktu para nelayan maupun kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian menemukan korban maupun tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor ke pihak Basarnas, supaya operasi SAR bisa dibuka kembali,” ucap Arafah, Senin (6/12/2021).
Selanjutnya, menurut Arafah, tim rescue unit siaga SAR Sanana bersama potensi SAR telah melakukan koordinasi dan debriefing atau tanya jawab bersama keluarga korban.
Dalam debriefing tersebut, keluarga korban pun telah mengikhlaskan kepergian Ardin Umasugi.
Baca juga: Kronologi Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo, Diterjang Arus Kencang, Sejumlah Penumpang Hilang
Baca juga: Abdul Razak, Atlet Dayung Peraih Medali Emas SEA Games 1991 Kini Jadi Nelayan setelah Pensiun
“Ditutupnya operasi SAR, maka semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” kata Arafah.
Lebih lanjut, Arafah mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun aktivitas memancing di laut agar lebih waspada dan berhati-hati.
Terlebih, saat ini cuaca sedang tidak bersahabat alias cuaca buruk.
“Apabila terjadi sesuatu, secepatnya melapor ke Basarnas melalui emergency call 115 maupun nomor Basarnas Ternate yang sudah disebarluaskan,” pungkasnya.
(TribunTernate.com/Mufrid Tawary)