Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral Media Sosial

Jembatan di Karawang Viral di Media Sosial: Dilalui Ribuan Motor, Bisa Hasilkan Rp20 Juta per Hari

Dalam sehari, tak kurang dari 10 ribu pengendara sepeda motor melintasi jembatan yang terletak di Karawang, Jawa Barat tersebut.

KOMPAS.COM/FARIDA
Jembatan penyeberangan yang dibangun Haji Endang dengan cara menempatkan perahu berjajar di atas Sungai Citarum di Dusun Rumambe 1, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

Haji Endang mengaku, mulanya ia tak punya ide untuk berbisnis.

Karena niat awalnya adalah untuk menolong warga.

Sejak dibangun hingga saat ini, warga yang menyeberang jembatan diminta membayar Rp2 ribu.

Tarifnya tak pernah naik.

Namun, Haji Endang tak mematok.

Kadang ada warga sekitar yang hanya membayar Rp1 ribu.

Bahkan tak membayar pun tak masalah jika mereka tak membawa uang.

Baca juga: Tuntut Gaga Muhammad Ganti Rugi Rp12 Miliar, Kakak Laura Anna: Apa Perlu Minta Kaki Dia Juga?

Baca juga: Komedian Senior Sekaligus Pendiri Doyok Group, Ali Nurdin Meninggal Dunia, Eko Patrio Berduka

Baca juga: Sepanjang Tahun 2021, Presiden Jokowi Sediakan 6 Posisi Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Maju

Dalam sehari, tak kurang dari 10 ribu pengendara sepeda motor melintasi jembatan tersebut.

Sehingga jika ditotal, jembatan tersebut menghasilkan omzet Rp 20 juta per hari.

"Pendapatannya tak kurang Rp 20 juta per hari," katanya.

Namun, Haji Endang biasanya mengeluarkan Rp 8 juta untuk biaya operasional mulai dari perawatan, penerangan, hingga upah.

Jembatan milik Haji Endang ternyata pernah karam pada 2014.

Hingga akhirnya Haji Endang menggunakan besi alias perahu pnton untuk mengganti perayu kayu.

Ia merogoh kocek sampai Rp 5 miliar untuk pembuatan jembatan tersebut.

Sejak dibangun, banyak warga berjualan di sepanjang jembatan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved