Breaking News:

Polisi Amankan Pria Diduga Sakit Jiwa yang Bawa Kabur Truk Bermuatan Es Krim hingga Kecelakaan

Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membawa kabur truk bermuatan es krim hingga mengalami kecelakaan diamankan Satlantas.

TribunTernate.com/Yasim Mujair
Kasatlantas Polres Ternate, Maluku Utara, IPTU Rachman Ashari. 

TRIBUNTERNATE.COM - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate, Maluku Utara, mengamankan seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membawa kabur truk bermuatan es krim hingga mengalami kecelakaan di jalan raya menuju Bandara Sultan Babullah Ternate, Sabtu (1/1/2022).

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksamada melalui Kasat Lantas IPTU Rachman Ashari mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku.

Proses hukum pun tetap berlanjut sekalipun diketahui pelaku mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Penumpang di Bandara Sultan Babullah Ternate Mengalami Penurunan Sepanjang Tahun 2021

Baca juga: Terseret Kasus Narkoba, Seorang Jaksa di Ternate Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 3 Miliar

Namun untuk memastikan apakah pelaku gila atau tidak, akan dilakukan pemeriksaan dengan bantuan ahli, seperti dokter kejiwaan dan psikologi.

"Setelah diperiksa baru kita bisa pastikan yang bersangkutan dalam gangguan jiwa atau tidak," ujar Rachman kepada TribunTernate.com, Senin (3/1/2022).

Kasatlantas Polres Ternate, Maluku Utara, IPTU Rachman Ashari.
Kasatlantas Polres Ternate, Maluku Utara, IPTU Rachman Ashari. (TribunTernate.com/Yasim Mujair)

Sejauh ini, kata Rachman, pihaknya sudah memeriksa 4 saksi, baik itu dari pengemudi truk sebelumnya, supir angkot, dan pengendara sepeda motor.

"Yang bersangkutan sudah kita amankan di sel tahanan Satlantas Polres Ternate," cetusnya.

Baca juga: Waspada Varian Omicron, Wakil Bupati Halmahera Barat Imbau Warga Tetap Taat Prokes

Baca juga: Pelabuhan Semut di Sofifi, Maluku Utara Penuh dengan Tumpukan Sampah

Pemilik angkutan sendiri, sambungnya, tidak menuntut pelaku karena pelaku tidak memiliki keluarga.

"Pemilik mobil angkutan dan sepeda motor mereka mau tuntut, tapi keluarga dari ODGJ tidak ada," tambahnya.

Dari kejadian itu, pelaku dijerat dengan pasal 229 ayat (3) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan dikenakan denda sebesar Rp 2 juta.

(TribunTernate.com/Yasim Mujair)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved