Rabu, 20 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Kasus Covid-19 Diprediksi Terus Naik, Jokowi Gunakan Strategi Ini Agar Rumah Sakit Tidak Kolaps

Jokowi mengatakan, strategi tersebut telah disiapkan sesuai dengan karakteristik varian Omicron.

Tayang:
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan sebuah strategi untuk mengatasi kenaikan kasus tanpa membuat rumah sakit kewalahan seperti tahun sebelumnya ketika Indonesia menghadapi gelombang kedua. 

TRIBUNTERNATE.COM - Saat ini Indonesia sedang menghadapi kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona varian Omicron.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan sebuah strategi untuk mengatasi kenaikan kasus tanpa membuat rumah sakit kewalahan seperti tahun sebelumnya ketika Indonesia menghadapi gelombang kedua.

Jokowi mengatakan, strategi tersebut telah disiapkan sesuai dengan karakteristik varian Omicron.

"Saat ini kita menghadapi lonjakan kasus covid utamanya varian Omicron. Persiapan pemerintah, perbaikan fasilitas sarana prasarana disesuaikan dengan varian Omicron," kata Jokowi dalam pernyataannya yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (28/1/2022).

Strategi yang dimaksud oleh Jokowi adalah pemanfaatan layanan Telemedicine.

Baca juga: Menkes Prediksi 75 Persen Kasus Covid-19 di Indonesia adalah Omicron, Mayoritas di Jakarta

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Jumat, 28 Januari 2022: Kasus Baru Mencapai 9.905, Total 4.319.175 Kasus

Hal ini karena, kata Jokowi, tidak semua kasus Covid-19 Omicron butuh dirawat di rumah sakit seperti varian Delta yang lebih membahayakan.

"Tak semua kasus Covid Omicron membutuhkan layanan lgsg karena gejalanya tidak membahayakan," terangnya.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Youtube/Sekretariat Presiden)

Menurut Jokowi, bagi pasien Covid-19 tanpa gejala, bisa melakukan isolasi mandiri di rumah karena itulah hal yang terpenting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Yang penting meminimalkan kontak."

"(Pasien) tanpa gejala, isolasi di rumah, bila ada gejala batuk demam silakan telemedicine, ke puskesmas, atau ke dokter terdekat," tutur Jokowi.

Baca juga: Penjelasan Kemenkes RI tentang Varian Baru Covid-19 dari Indonesia, Berbeda dari Delta dan Omicron

Baca juga: Subvarian Omicron BA.2 Muncul di Negara-Negara Eropa, Dipastikan Lebih Menular dari Omicron

Dengan demikian, kata Jokowi, bisa meringankan beban fasilitas kesehatan dan rumah sakit, sehingga dapat mencegah kolapsnya fasilitas kesehatan seperti tahun lalu.

"Rumah sakit bisa tetap menangani gejala berat atau pasien lain yangg membutuhkan perawatan intensif," ujarnya.

Sementara itu, Jokowi juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, patuh melaksanakan protokol kesehatan, mengurangi aktivitas yang perlu, dan tetap selalu menjaga diri guna meningkatkan imunitas.

Video selengkapnya.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved