Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Subvarian Omicron 'BA.2' Muncul di Negara-Negara Eropa, Dipastikan Lebih Menular dari Omicron

Saat ini, BA.2 sedang menjadi varian virus corona yang dominan di Denmark, dan tampaknya subvarian Omicron ini lebih menular daripada Omicron.

JOE KLAMAR/AFP
ILUSTRASI Covid-19 di Eropa - Subvarian Omicron yang bernama BA.2 mendominasi kasus Covid-19 di Denmark. 

TRIBUNTERNATE.COM - Setelah Omicron menjadi varian virus corona yang dominan di seluruh dunia, kini muncul subvarian Omicron yang disebut BA.2.

Saat ini, BA.2 sedang menjadi varian virus corona yang dominan di Denmark, dan tampaknya subvarian Omicron ini lebih menular daripada Omicron.

Hal tersebut dijelaskan oleh Menteri Kesehatan Denmark, Magnus Heunicke pada Rabu (26/1/2022) dalam sebuah pidato nasional.

"Tidak ada bukti bahwa varian BA.2 menyebabkan penyakit yang lebih berat, tetapi pasti lebih menular," ujar Heunicke dikutip dari The Strait Times, Kamis (27/1/2022).

Seperti diketahui, saat ini garis keturunan BA.1 atau Omicron telah menyumbang 98 persen kasus di seluruh dunia dalam kasus Covid-19 global.

Baca juga: Virus Corona Varian Omicron Dapat Bertahan hingga 8 Hari pada Permukaan Plastik

Baca juga: Sebagian Pasien Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus setelah 10 Hari, Berlaku Juga untuk Omicron?

Namun, di Denmark dominasi varian Omicron telah disingkirkan oleh BA.2 yang saat ini menjadi strain dominan sejak minggu kedua bulan Januari 2022.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris pun telah menetapkan BA.2 sebagai varian yang sedang diselidiki dan kemungkinan varian ini memiliki potensi untuk terus berkembang.

Ilustrasi virus corona yang variannya terus berkembang.
Ilustrasi virus corona yang variannya terus berkembang. (Kompas.com)

Otoritas penyakit menular Denmark, Statens Serum Institute (SSI) mengatakan bahwa perhitungan awal mereka menunjukkan bahwa BA.2 bisa satu setengah kali lebih menular daripada BA.1.

Namun, analisis awal oleh lembaga tersebut menunjukkan tidak adanya perbedaan risiko rawat inap pada BA.2 dengan BA.1.

"Ada beberapa indikasi bahwa itu lebih menular, terutama untuk orang yang tidak divaksinasi."

"Tetapi, (varian) itu juga dapat menginfeksi orang yang telah divaksinasi pada tingkat yang lebih besar," kata Direktur Teknis SSI, Tyra Grove Krause.

Baca juga: 2 Orang Positif Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia, Salah Satunya Baru Pulang dari Luar Negeri

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Rabu, 26 Januari 2022: Kasus Baru Tembus Angka 7.000, Total Ada 4.301.193

Selain Denmark, kasus BA.2 telah terdaftar di Inggris, Swedia, dan Norwegia.

Namun, tingkat kasus BA.2 di negara-negara itu jauh lebih rendah daripada Denmark.

Meski sedang menghadapi lonjakan Covid-19 yang didominasi oleh subvarian Omicron, diketahui Denmark tetap akan membuka perbatasannya secara luas.

Pada Rabu (26/1/2022), negara itu telah mengumumkan rencana pembukaan pembatasan Covid-19 yang akan dimulai pada 1 Februari 2022.

(TribunTernate.com/Ron)(The Strait Times)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved