Makna Lampion pada Perayaan Imlek, Ini Arti Lampion Merah, Kuning, Hijau, Biru, Hitam hingga Emas
Lampion kertas China berasal dari Dinasti Han Timur (25–220) yang digunakan sebagai kap lampu atau penutup di Tiongkok kuno.
Dikutip dari Chinahighlights, warna-warna di atas merupakan warna yang dipercaya dapat membawa keberuntungan, sedangkan warna yang dianggap mendatangkan ketidakberuntungan yaitu putih, karena mewakili warna logam dan dikaitkan dengan kematian dan duka.
Orang Cina memakai pakaian putih di pemakaman.
Keunikan Desain Lampion China
Meskipun tidak ada lagi kebutuhan praktis untuk lampion China saat ini untuk penerangan, orang-orang masih membuat lampion yang digunakan, dan dinikmati oleh orang-orang China selama festival atau acara penting.
Contoh penggunaan lampion yaitu terdapat pada jalan-jalan, baik di kota besar maupun kota kecil, yang dihiasi dengan lampion merah saat Tahun Baru Imlek, Festival Pertengahan Musim Gugur, dan Festival Lampion.
Di Tiongkok kuno, seni membuat lampion termasuk dalam bentuk kerajinan, termasuk lukisan Tiongkok, pemotongan kertas, dan menjahit.
Bahan yang digunakan untuk rangka lampion antara lain bambu, kayu, jerami gandum, dan logam.
Kertas dan sutra secara tradisional merupakan bahan utama.
Biasanya, Ilustrasi populer pada lampion termasuk lanskap, potret orang-orang hebat, desain naga dan phoenix, burung, dan ikan.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makna Lampion Berdasarkan Warna: Merah, Kuning, Hijau, Biru, Hitam, Emas, dan Jenis Ilustrasinya