Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun ini Masih Belum Jelas

Sampai saat ini, belum jelas kapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah atau 2022 Masehi.

Penulis: Munawir Taoeda | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Munawir Taoeda
Kepala Seksi Akomodasi, Transportasi dan Perlengkapan Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Kanwil ) Maluku Utara, Tamhid Abubakar. Selasa (22/2/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM - Sampai saat ini, belum jelas kapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah atau 2022 Masehi.

Kepala Seksi Akomodasi, Transportasi dan Perlengkapan Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Kemenag ) Maluku Utara, Tamhid Abubakar menjelaskan, sesuai hasil pertemuan Menag RI Yaqut Cholil Qoumas dengan Komisi VIII DPR RI pada Rabu (16/2/2022).

Bahwa kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah haji, menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi.

"Sampai saat ini belum diperbolehkan," katanya. Selasa (22/2/2022)

Baca juga: Akibat Cuaca Buruk, Pelabuhan di Jailolo Berlakukan Buka Tutup

Baca juga: Aktivitas Laut Diminta Waspada, Gelombang di Maluku Utara Setinggi 3 Meter

Soal  kuota, sambung Tamhid, Menteri Agama RI terus melakukan koordinasi dengan kementerian Arab Saudi. Namun hingga kini, belum mendapat undangan.

"Belum ada, kalaupun ada, harus ada MoU antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi, tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji, "ujarnya.

Tetapi, bila kuota haji dan jamaah bisa diberangkatkan tahun ini, maka yang akan diberangkatkan merupakan jamaah haji tahun 1441 hijriah atau 2020 masehi.

"Pengisian kuota berpedoman kepada undang-undang nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, yang mulai berlaku sejak diundangkan pada 29 April 2019, "jelas Tamhid.

Mengingat sampai saat ini wabah Covid-19 belum berakhir, yang ditambah munculnya varian baru Omicron, maka pemerintah Indonesia melakukan skenario mitigasi dengan tiga opsi.

"Pertana kuota penuh, kedua kuota terbatas dan ketiga tidak memberangkatkan jamaah haji. Namun Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama, yaitu kuota penuh, "imbuhnya.

Terkait persiapan, sesuai perkiraan jadwal, Kelompok Terbang (Kloter) pertama jamaah haji direncanakan berangkat pada 4 Dzulqa'dah 1443 hijriah atau 5 Juni 2022 masehi.

"Kondisi ini menunjukan bahwa, waktu yang dibutuhkan untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 hijriah atau 2022 masehi, hanya berkisar beberapa bulan saja, "tandas Tamhid mengakhiri.

(Tribunterante.com/Munawir Taoeda)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved