Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

KAHMI Maluku Utara Tolak Jokowi Lanjut, Bahkan Ancam Kumpulkan Massa Bila Dipaksakan

Penolakan penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir.

Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk tetap tenang di tengah lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. 

TRIBUNTERNATE.COM -Penolakan penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terus bergulir.

KAHMI  Maluku Utara misalnya  juga menolak wacana tersebut.

Bahkan, mereka juga mengancam akan mengumpulkan masa menolak Pemilu ditunda.

Sekretaris Umum KAHMI Maluku Utara Hasby Yusuf menegaskan, sejak awal memang KAHMI sudah nyatakan sikap menolak masa Jokowi tiga periode.

Alasannya, ini berkaitan dengan amanat reformasi dimana mengamanahkan bahwa masa jabatan Presiden hanya dibatasi dua priode dan itu sudah diamandemen oleh konstitusi.

Selain itu pembatas jabatan Presiden dipahami agar masyarakat tidak lagi terjebak oleh absolutisme

politik yang syarat dengan otoritarianisme yang selama ini dialami masyarakat pada jaman orde baru.

“Olehnya kami menilai para elit yang menggelorakan tentang perpanjangan masa jabatan Presiden serta penundaan pemilu itu para elit yang lebih kekuasaan politiknya cukup tinggi yang bisa merusak sistem negara,” jelas Hasby Yusuf.

Baca juga: Kongres Asprov PSSI Maluku Utara Ditunda, Entah Sampai Kapan

Baca juga: Deretan Penyanyi yang Berulang Tahun di Bulan September, Ada Acha Septriasa hingga Iwan Fals

Untuk itu denga isu ini tentu masyarakat Maluku Utara nyatakan sikap secara tegas menolak wacana tersebut.

ketika dipaksakan tentu akan ada opsi lain untuk mengiring wacana ini.

"Kami tetap menolak wacana tersebut ketika dipaksakan maka akan kami melakukan dengan opsi lain dan itu jangan melarang masyarakat ketika mendesak dengan opsi lain dalam tuntutan dari berbagai cara untuk menolak perpanjangan masa jabatan presiden," tegasnya.

(Tribunternate.com/Randi Basri)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved