Megawati Sindir Fenomena di Masyarakat: Ibu-ibu Beli Baju Baru, tapi Antre Minyak Goreng, Why?

Megawati Soekarnoputri mempertanyakan terkait temuan di mana ada ibu-ibu yang membeli baju baru tetapi juga mengantre minyak goreng.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/HO
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menutup Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8/2019). Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovtasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, menyoroti antrean pembelian minyak goreng, demonstrasi mahasiswa, hingga soal pemekaran daerah. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovtasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, menyoroti beberapa fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Mulai dari antrean pembelian minyak goreng, demonstrasi mahasiswa, hingga soal pemekaran daerah.

Hal ini disampaikan Megawati saat menghadiri acara BRIN bertajuk Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA yang ditayangkan melalui kanal YouTube BRIN pada Rabu (20/4/2022).

Fenomena pertama yang disorot Megawati adalah keadaan ekonomi mengalami depresi saat pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia.

Dirinya mempertanyakan terkait temuan di mana ada ibu-ibu yang membeli baju baru tetapi juga mengantre minyak goreng.

“Saya lihat di pasar-pasar, akibat dilepas aturan PPKM, Ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan lain sebagainya agar di lain sisi, itu yang saya sendiri bingung mereka antri minyak, minyak goreng,”

“Ini kan harus di riset, why, why? Apakah kita benar jatuh ke dalam depresi? No, no, no!,” ujarnya.

Baca juga: Megawati Kesal Sarannya soal Minyak Goreng Dikaitkan dengan Urusan Politik: Tidak Usah Ribat Ribut

Baca juga: Megawati Mengaku Hanya Takut pada Puan Maharani, Rela Tak Pergi Keluar Selama 2 Tahun Lebih

Baca juga: Singgung Ibu-Ibu soal Masak Rebusan, Sekjen PDIP: Ibu Megawati Sangat Paham soal Urusan Dapur Rakyat

Selanjutnya, Mega juga membahas suasana politik dengan menyindir aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi.

Dirinya menyebut generasi muda saat ini suka berdemonstrasi dan mempertanyakan pemahaman terkait permasalahan di Indonesia.

“Tentu dari sisi politik coba belum apa-apa saja juga aduh demo-demo, saya pikir anak sekarang itu ngerti opo enggak tho yo (mengerti apa tidak ya)?" ujarnya.

Selain itu, Megawati juga mengomentari terkait penundaan pemilu yang mana dirinya secara tegas menolak.

“Makannya, saya tegas mengatakan sebagai ketua partai, no! Ndak ada penundaan (pemilu) sama sekali. Tetap berjalan dengan apa adanya,” tegasnya.

Selanjutnya, Megawati juga mengkritik Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian terkait pemekaran daerah.

Ia mengatakan pemekaran yang terjadi tidak bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi daerah baru.

“Pak Tito, mohon maaf, saya melihat adanya seperti stagnasi atau kebingungan bagaimana untuk membangkitkan potensi daerah, pada daerah mereka, yang sudah berani sampai terjadinya pemekaran.”

“Kan itu konsekuensi logis kalau sebuah daerah sudah berani pemekaran. Tentu saya mengerti pemekaran diijinkan kalau ada wilayah, ada aspirasi tapi sebenarnya yang paling penting adalah perekonomian dari daerah tersebut ada tidak potensinya,” terangnya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Megawati Sindir Fenomena di Masyarakat: dari Antri Minyak Goreng hingga Demonstrasi Mahasiswa

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved