Demonstrasi Mahasiswa
Ormas-ormas Ini Desak Kapolri Copot Kapolda Maluku Utara dan Kapolres Ternate, Kenapa?
Tuntutan dala aksi tersebut tidak lain mendesak Kapolri RI, Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Maluku Utara, Irjen (Pol) Risya
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah mahasiswa di Kota Ternate, menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Maluku Utara, Kamis (21/4/2022).
Puluhan mahasiswa itu tergabung dalam sejumlah Ormas, antara lain Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Sentral Mahasiswa Merdeka.
Tuntutan dalam aksi tersebut tidak lain mendesak Kapolri RI, Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Maluku Utara, Irjen (Pol) Risyapudin Nursin dan Kapolres Kota Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit.
Menurut Ketua GPM Maluku Utara, Sartono Halek, desakan ini buntut dari oknum aparat kepolisian yang diduga, melakukan tindakan represif dan penganiyayaan.
Baca juga: Lakukan Ini Bila Ingin Terhindar dari Penyakit Kusta
Hingga pengrusakan sound sistem, pada saat membubarkan massa aksi pada demonstrasi tolak kenaikan BBM, Senin (18/4).
Menurutnya, tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian kala itu tindak mencerminkan wajah humanis.
Sebagaimana arahan Kapolri dalam Surat Telegram (STR) nomor: STR/862/IX/PAM.3/2021 diterbitkan tanggal 15 September 2021.
Dalam arahan tersebut, sebagai pedoman cara bertindak jajaran diwilayah agar tetap humanis dan tidak reaktif.
"Aksi hari kami menyoroti tindakan pihak Kepolisian, baik Polda maupun Polres."
"Yang melakukan pengamanan diluar batas kewajaran, "jelasnya.
Lanjutnya, sesuai arahan Kapolri, saat mengamankan aksi demontrasi maupun pelayanan di lapangan, aparat kepolisian wajib menampilkan wajah humanis.
Baca juga: Himbauan Pemerintah Soal Halal Bilhalal, Bupati Halmahera Barat: Kita Tetap Hargai
Namun nyatanya, saat pengamanan aksi Senin kemarin, tidak sesuai edaran Kapolri RI dan ini merupakan sebuah bentuk kegagalan Polda Maluku Utara.
"Tentu kami mendesakan Kapolri RI untuk mencopot Kapolda Maluku Utara dan Kapolres Kota Ternate."
"Atas tindakan oknum aparat kepolisian, yang lakukan pengamanan dengan tindakan represif, "desaknya. (*)